


RAPORMERAH.CO PALOPO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Palopo, berduka. Betapa tidak, wartawan senior yang dekat dengan Bupati Palopo Abdulah Suara, mengembuskan nafas terakhir di RSUD Sawerigading, Palopo,Selasa (11/7/2017).
Arman Mansyur Tja (65) yang merupakan putra kelahiran Talabangi Pinrang ini, mengawali kariernya sebagai Journalit di harian terbitan sore “Tegas” ,menurut keluarga almarhum cukup lama dirawat medis akibat penyakitnya. ” Sebelum dirawat di RSUD Sweigading, Mansyur Tja, masih sempat tampil membawa aspirasi wartawan yang teraniaya oleh oknum polisi lalulintas Polres Palopo, ” sebut keluarganya kepada Rapormerah.co.
Kabar meninggalnya wartawan senior ini diunggah di Medsos, akun Facebook milik Jaman Teguh anak dari Arman Mansyur Tja . Almarhum tercatat Jurnalis 3 Zaman ini dikabarkan telah memenuhi panggilan sang lkhalid.
“Ayahandku, guru besarku lebih di cintai yang maha kuasa, kami sekeluarga merelakanmu sang jendral wartawan (panggilan almarhum dari rekan-rekannya) ”. Begitu postingan Jaman Teguh di akun Facebook pemiliknya.
Medsos putranya itu, mengabarkan bila ayahandanya wafat sekitar
publik 17:30 WITA, Selasa 11 Juli 2017.
Jenazah Almarhum dikabarkan telah berada di rumah duka Jl.Rajawali Perumnas Rampoang Kota Palopo, dan direncakan akan di kebumikan Rabu besok, sambil menunggu keluarganya dari Talabangi Pinrang.
Almarhum Mansyur Tja, merupakan wartawan terbaik jaman medianya ( terbit harian Sore di Sulawesi) hingga harian ini berubah dari harian Sore menjadi mingguan tetap setia menjadi wartawan/Biro Tegas hingga akhir ayatnya.
Catatan Rapormerah.co sosok Mansyur Tja, nilai bos Haria Tegas , Syamsuddin Karaeng Lalu, Rahman Parenrengi (kedua almarhum) sebagai wartawan yang tegas dan pemberani. Selamat jalan saudaraku dan semoga putra-putranya berhasil meneruskan perjuangan sebagai Jurnalistik yang mendapat Rahmat sebagai keberhasilan selama di dunia.
Penulis : Nasri Aboe
Editor : Akbar
Leave a Reply