RAPORMERAH.CO – Kiprah dan prestasi H. Hasim sebagai Kepala SLB Kota pare pare menuju kepala SLBN pembina tingkat propinsi sulawesi selatan merupakan bagian dari prestasinya.
Awal semua itu mulai kepala SLB Pare pare lalu diangkat menjadi Kepala SLBN pembina tingkat propinsi sulawesi selatan sejak dari tahun 2011 Sampai saat sekarang ini.
Menurutnya sejak dari awal saya sebagai kepala sekolah atau orang yang dituakan, disekolah tersebut saya mesti berkewajiban membangun dan menjaga kekeluargaan sebagai mana membangun dengan cara kekelurgaan dan kerja sama semua unsur dalam lingkup SLBN Pembina Tingkat provinsi sulawesi selatan, sebagai mana sebelumnya dari awal menjabat sebagai kepala sekolah SLB negri hingga sampai menjadi SLBN rujukan tingkat propinsi sulawesi selatan.
Ditetapkan berdasarkan surat keputusan direktorat pendidikan khusus Kemendikbud dijakarta, begitu juga terbukti beberapa prestasi yang menjadi catatan khusus dimulai dari itu semua dimulai kerja sama yang baik dari teman teman guru hingga pada siswa.
Sejak dari awal dirinya menakhodai sekolah tersebut atau sebagai kepala sekolah SLBN Penbina Signifikan sudah nampak beberapa perubahan. Itu semua berkat kerja sama kepsek, guru dan siswa, hingga mendapat catatan ke berhasilan atas kerja sama semua pihak dalam lingkup SLBN tersebut itu berarti keberhasilan semua pihak dilingkup sekolah.
Salah satu bukti nyata Diantaranya beberapa guru, maupun siswa pernah men dapat kesempatan dari pemeritah dalam mengikuti kegiatan kejuaraan, mulai dari tingkat daerah maupun di ketingkat nasional.
Dari itu saya sejak menahkodai SLBN Pembina berbagai perubahan nampak nyata, termasuk diantaranya mulai dari gedung kantor tata usaha maupun ruang guru yang sebelumnya dari lanta satu.
Dalam hal ini bukan berarti saya membangga banggakan, tapi faktanya sekarang seperti itu sudah nyata semua, sudah berlantai dua, begitu pulah keberhasilan lainnya diantaranya sudah ada beberapa teman teman guru. dari awal kita semua seperjuangan itu juga saat ini sudah ada yang sukses.
Kesuksesan yang diraih antara lain ada yang diangkat sebagai pengawas, bahkan sudah ada yang sukses menjadi kepala sekolah, saya sebagai orang tua atau orang yang dituakan di posisikan sebagai kepala sekolah SLBN Pembina.
Saya tidak pernah memandang diri saya sebagai atasan dan kepala sekolah, namun saya membina di SLBN Tersebut, Kalau menurut saya, Dari semua unsur adalah bagian dari keluarga SLBN, dengan kerja keras seperjuangan dan seprofesi.
Semua itu adalah keberhasilan bersama kadan juga biasa bergurau saya bilang dengan teman teman, kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, dengan satu visi dan misi kita, kedepan yang lebih baik, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Maka itu sampai saat ini tetap kita jaling bekerja sama yang baik dan selalu saya katakan kalau ada sesuatu dari pendapat, yang satu sama lain, tidak sejalan dengan pemahaman, sebaiknya kita duduk bersama untuk mencarikan solusi yang terbaik, marilah kita selalu berpikir positif.
Kita sebagai pendidik harus memberikan contoh yang terbaik, kita selalu menghindari perasangka buruk demi menjaling kerja sama yang baik. Hanya Itu sebagai semboyang yang sering kami ucapkan kepada teman teman di sekolah.
Jangan sampai hanya karena bedah pendapat terjadi di ibaratkan panas setahun, dihapus hujan sehari, hal seperti itu tidak perlu terjadi, mesti sebaiknya kita duduk bersama mungurai benang yang kusut kita meluruskan bersama dimana benang yang kusut kita urai untuk mendapat solusi terbaik.
Kalu seperti itu, yakin tidak akan ada hal yang tidak bisa diselesaikan bersama, karena memang kalau namanya kekhilafan itu biasa terjadi itu pasti kadang terjadi, tutupnya
Penulis : Yudi
Editor : Syahril