L-Kompleks Beberkan Bukti Dugaan “Kongkalikong” CV Bintang Jaya Mandiri pada Tender Proyek Dikbud Sulteng

Ilustrasi | IST

Ilustrasi | IST

Rapor-Merah.com | Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) membeberkan kronologis dugaan praktik persekongkolan dan suap atau gratifikasi yang dilakukan CV Bintang Jaya Mandiri sehingga bisa memenangkan tender pembangunan SMA 1 Palele Kabupaten Buol Sualawesi Tengah.

“Bintang Jaya Mandiri mendapatkan RAB / KAK proyek dari oknum yang ditugaskan oleh pemilik paket di Dinas Pendidikan Sulteng, jauh sebelum proses tender dimulai, lalu sebelum mengikuti tender terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Oknum ULP setempat'” Ujar Sekjend L-Kompleks, Ruslan Angkel, Sabtu (29/7/2023).

“Selanjutnya, Cv Bintang Jaya Mandiri mengikuti tender dan memasukkan penawaran yang sebelumnya sudah diatur bersama ULP berapa persen jumlah buangan perusahaan agar bisa masuk 3 besar dan kemudian dikawal hingga kontrak” tambahnya.

Ruslan juga membeberkan dari dugaan praktek persekongkolan yang dilakukan Bintang Jaya Mandiri juga diduga melibatkan Oknum pejabat Pemprov Sulawesi Tengah yang menurut L-Kompleks sudah masuk dalam praktek suap /gratifikasi, dengan diperkuat dengan bukti percakapan antara perusahaan dan oknum perantara dan beberapa bukti lainnya.

“ada percakapan antara oknum inisial R.A dan Oknum M yang ditugaskan pemilik paket, yang membahas bagaimana dan kemana nantinya fee (Uang) diantarkan setelah kontrak, dan ada nama oknum pejabat yang disebut” jelas Ruslan.

“Selain percakapan itu, kami juga mengantongi Voicenote orangnya Bintang Jaya Mandiri inisial R.F yang berisi pembahasan komitmen Fee dll” Tambahnya.

Bukti lainnya yang diungkap L-Kompleks, yakni adanya SS Watsaap Direktur CV Bintang Jaya Mandiri yang mengaku semua diserahkan kepada kedua oknum tersbut yakni R.A dan R.F dan juga membahas soal komitmen Fee.

“Ada SS Wa direktur juga yang sebut R.A dan R.F dan jelas direktur juga tau, apalagi dia yang ttd kontrak plus bahas komitmen juga, jadi itu saja dulu nanti kita akan buat ket pers resmi agar masyarakat tau prosesnya dan persiapan pelaporan kami sudah akan rampungkan, kami tidak mau tergesa gesa karena kuat dugaan selain proyek ini masih ada proyek lain yang dimainkan oleh perusahaan yang berlokasi di Tangerang Selatan ini” tutup Ruslan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi media via Watsapp, Minggu 30 Juli 2023, kedua oknum dari perusahaan yang disebutkan oleh L-Kompleks hanya membaca pesan serta tidak merespon, dan justru memblokir Watsapp wartawan.

Diketahui, tender yang di menangkan oleh CV Bintang Jaya Mandiri meruapakan paket proyek yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulteng yakni pembangunan gedung SMA Negeri 1 Palele Barat Kabupaten Buol yang menggunakan anggaran DAK senilai 3.1 Miliar Rupiah.

(ADR)

 

 

 

 

Leave a Reply