


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Sebanyak 1300 personel TNI dikerahkan ke lokasi bencana alam gempa bumi dan Tsunami, Palu dan Donggala, Sulteng dengan menggunakan KRI Makassar, Minggu (30/9/2018) malam tadi.
Personel yang terdiri dari 1200 personel divisi Infanteri, 100 personel Batalyon Zeni Tempur 8/SMG, 54 anggota Basarnas, Satpol PP dan relawan. Tak hanya itu, personel juga membawa berbagai bahan bantuan untuk korban bencana alam.
Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi mengatakan, bahwa dikerahkannya pasukan ke lokasi gempa bumi, karena ini tugas kemanusiaan.
“Seluruhnya personel yang dikerahkan ada 1300 personel dan tambahan dari relawan dan Satpol PP, untuk segera membantu korban di sana,” kata Pangdam Hasanuddin usai melepas personel ke Palu di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Personel yang tiba di lokasi bencan kata Surawahadin, langsung dikendalikan oleh komandan operasi dengan melakukan pencarian terhadap korban-korban yang belum ditemukan.
“Sebagian membersihkan jalur sehingga dapat dilalui saat dilaksanakan operasi. Terutama jalur jalan yang terputus,” ujarnya.
Pangdam Hasanuddin menyebutkan, jika peralatan yang dibawa cukup banyak diantaranya tangki air dan genset
“Sementara peralatan kita masih banyak di lombok. Kita masih menunggu perintah dari panglima TNI,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply