16 Adegan Rekontruksi Pembobolan Brangkas PDAM

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Sebanyak 16 adengan dalam rekonstruksi kasus pembobolan brankas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, Rabu (16/8/2017) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kapolrestabes Makassar, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Endi Sutendi, mengatakan, rekonstruksi yang digelar hari ini oleh jajaran Polrestabes Makassar, di back up langsung oleh jajaran Reskrimum Polda Sulsel.

“Adegan yang diperankan pelaku, hari ini sebanyak 16 adegan. Adegan yang diambil tentunya yang penting penting saja, yang akan digunakan untuk melengkapi fakta fakta di persidangan nantinya. Dimana adegan yang mereka perankan mulai dari melakukan koordinasi, menelfon, datang ke TKP sampai dengan membagikan uang,”ujar Endi usai gelaran rekonstruksi.

Endi juga menyebutkan jika kejadian berlangsung dari tanggal 26 Juli 2017 dini hari dan berhasil teridentifikasi pada tanggal 30 Juli 2017.

“Tanggal 31, pelaku yang di Maluku, di tangkap oleh Polrestabes tentunya di Back Up oleh Polda Sulsel dalam hal ini direskrimum polda sulsel,” ujarnya.

Dari adegan rekonstruksi yang diperankan, kedua pelaku Irwan dan Tuanaya memasuki gedung keuangan melalui pintu belakang dengan kondisi pintu yang tidak terkunci, kemudian naik ke lantai dua.

Sementara Tama Jaya dan Asri Narang menunggu di lantai dua, Irwan dan Tuanaya berjalan kearah luar dan mencoba masuk keruangan, melalui salah satu jendela, dimana jendela yang pertama mereka cungkil adalah jendela Kasi Keuangan, namun tidak berhasil.

Setelah itu mereka kembali mencari jalur lain dan akhirnya mereka berhasil mencungkil jendela ruangan Kepala Bagian, melalui itulah mereka berhasil masuk ke ruangan perbendaharaan.

Kemudian didalam mereka mememeriksa beberapa laci dan ruangan yang terbuka, Irwan menemukan ruangan yang diketahui adalah ruangan Kasie keuangan dimana brangkas yang dibobol ada di dalamnya.

“Saya cungkil pintunya karena saya yakin bahwa didalam ruangan inilah pasti uang disimpan, karena hanya ruangan ini yang memiliki rang rang besi,”kata Irwan saat proses rekontruksi berlangsung.

Setelah berhasil membuka pintu dilakukanlah aksi pembobolan bersama rekan Tuanaya. Kemudian uang hasil pembobolan dibawa pergi lalu kemudian membaginya di kost Irwan.

 

Peliput : llank

Leave a Reply