Danny Pomanto Didesak Bayar Full Insentif RT/RW Tanpa Syarat

RAPORMERAH.CO MAKASSAR – Legialator DPRD Kota Makassar, Rahman Pina tetap mendesak Pemkot Makassar agar insentif RT/RW dibayar full tanpa ada syarat apapun.

“Kepada Pemkot agar insentif bagi seluruh RT dan RW yang ada sekarang untuk dibayarkan full. Kalau ada yang terima Rp250 ribu masih berarti masih ada utang Pemkot Rp750 ribu kepada RT dan RW,” ucap Rahman Pina, di Gedung DPRD Makassar, Rabu 16/8/2017.

Tidak hanya itu, bendahara DPD II Golkar Makassar itu juga meminta kepada Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto untuk mengganti Perwali Nomor 3 tahun 2016 dengan perwali yang baru. Dalam perwali yang baru, kata Rahman Pina, harus dibedakan isentif RT dan RW lantaran kerjanya berbeda.

“Terkait dengan RT/RW tidak ada lagi pilihan yang lain, kecuali mencabut Perwali yang mengatur soal itu kemudian menerbitkan Perwali yang baru. Dalam Perwali yang baru ini harus berbeda isentif RT dan RW, Mestinya contoh Jakarta, insentif RT dan RW-nya berbeda,” ujar Rahman Pina yang juga Ketua Komisi C DPRD Makassar.

Selain itu, RP menyebutkan, di Perwali yang baru nanti dimasukan juga insentif untuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Imam Mesjid, lantaran peran kedua lembaga ini di masyarakat cukup vital.

“Ini juga masalah, masa LPM yang melakukan penilaian ke RT/RW tapi mereka tidak diberi insentif, kan lucu,” kata RP sembari tertawa kecil.

Sehingga kedepan kata RP, Perwali baru nantinya harus juga diberikan insentif ke LPM, Imam Masjid dan guru mengaji.

 

Peliput : Thamrin

Leave a Reply