


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Dua orang warga tergilas kendaran taktis jenis barracuda saat membubarkan bentrokan di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat (27/9/2019).
Dalam peristiwa itu diketahui dua orang menjadi korban yakni, Irvan Rahmatullah yang merupakan tukang ojek online dan Diki Wahyudi, mahasiswa Unibos yang hingga saat ini masih menjalani perawatan medis di ICU RS Ibnu Sina.
Salah satu korban, Irvan saat kejadian dirinya tengah mencari orderan dan melintas di lokasi bentrok sehingga dirinya terjebak macet. Kemudian tiba-tiba massa berlarian ke arahnya sehingga dia juga berusaha menyelamatkan diri.
Namun, di depan kantor Gubernur Sulsel, dirinya tertabrak mobil rantis yang saat itu berusaha membubarkan massa terlibat bentrokan dengan pihak kepolisian di bagian belakang. Sehingga Irvan terlempar ke arah kanan dan motornya ikut digilas mobil taktis tersebut.
“Saya terjebak macet tapi tiba-tiba massa demo ini berlarian. Jadi saat itu saya juga langsung putar motor ku kabur tapi ditabrak dari belakang dan saya terlempar,” kata Irvan.
Akibat tabrakan itu, Irvan tak bisa mengerahkan kakinya, karena diduga mengalami bagian tulang paha kirinya patah. “Sudah ditabrak, mobil langsung pergi. Untung ada driver lain sehingga saya dikasi naik pete-pete ke sini (rumah sakit),” katanya sembari menahan rasa sakit pada pahanya.
Tak hanya itu, Diki Wahyudi saat kejadian berusaha melarikan diri dari kejaran polisi dan tembakan gas air mata. Tetapi, ketika berada di depan Mall Nipah, dirinya tiba-tiba jatuh dan langsung terlindas mobil taktis tersebut. Sesaat kemudian, kendaraan polisi ini berhenti dan berjalan mundur lalu orang disekitar korban langsung mengevakuasi Diki masuk ke dalam Mall Nipah.
“Teman-temannya dulu angkatki baru saya bantu juga angkat lalu dibawa ke parkiran. Tapi karena saya sibuk, sempat saya tinggalkan dan saat saya pulang, sudah tidak ada itu orang. Mungkin sudah dibawa temannya ke rumah sakit,” kata salah satu sacurity mall, Arpah.
Usai terlindas, kondisi Diki sudah nampak kesakitan dan sudah tak mampu bergerak lagi. Bahkan kakinya yang diduga terlindas ban juga tak bisa digerakkan.
“Kondisinya kayak tidak bisami bergerak. Kayak patah karena kakinya terseret,” bebernya.
Saat ini, Diki tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina. Ia dikabarkan tengah kritis dan langsung menjalani operasi.
(Ink/Azr)
Leave a Reply