RAPORMERAH.CO – Seorang suami di Kabupaten Bulukumba tega menganiaya istri dan iparnya dengan menggunakan senjata tajam jenis parang, sehingga kedua korban pun dilarikan ke rumah sakit, Minggu (17/11).
Akibatnya, kedua korban yakni istri pelaku, Hamsia, 46 tahun dan iparnya, Juniati, 28 tahun, mengalami sejumlah luka tebasan parang.
Namun, pihak kepolisian berhasil mengamankan Syafruddin 48 tahun saat berada di rumahnya di Kampung Pattiroang, Desa Bontorannu, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.
“Pelaku menebas korban dengan menggunakan parang panjang asal Malaysia. Korban ini tak lain adalah istri dan adik iparnya sendiri,” kata Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan, Senin (18/11/2019).
Kejadian ini berawal saat kedua korban bersama pelaku berada di dalam rumah, tetapi tiba-tiba pelaku mengamuk sambil membawa parang panjang lalu menebas sang istri dan juga iparnya. Korban pun berteriak minta pertolongan di warga sekitar. kemudian warga pun datang untuk memberikan pertolongan. Namun, Syafruddin malah menyerang warga dengan senjata tajam yang digenggamnya.
“Sempat heboh saat warga ingin menolong para korban karena pelaku juga mau menyerang warga sekitar,” tambahnya.
Pihak Kepolisian dengan cepat bergerak ke lokasi begitu mendapatkan informasi dari warga, sehingga pelaku berhasil diamankan. Sedangkan, untuk kedua korban yang terkena tebasan parang pelaku langsung dilarikan ke Puskesmas setempat. Tetapi, istri pelaku menderita luka cukup serius sehingga dirujuk ke RS Sultan Dg Raja Bulukumba.
“Untuk istri pelaku, diparangi pada bagian kaki (tulang kering) sebelah kiri yang mengakibatkan luka terbuka, kemudian untuk adik iparnya, diparangi pada bagian punggung sebelah kanan yang mengakibatkan korban mengalami luka terbuka,” paparnya
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra menjelaskan, jika berdasarkan keterangan warga sekitar bahwa pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan sehingga dia tega menganiayaa istri dan iparnya.
“Pelaku ini diduga mengalami gangguan jiwa. Dan sekarang berada Puskesmas Kajang dan rencananya akan dibawah ke RS Bulukumba untuk penanganan kejiwaannya serta juga akan dibawa ke RS Dadi Makassar,” tutup dia.
(Ibl/Azr)