


RAPORMERAH.CO, MAMUJU – Dua sahabat yang bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat tahun 2017, Suhardi Duka dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar tiba-tiba saja mengadakan pertemuan tertutup di ruang kerja Gubernur Sulbar, Rabu 5 Juli.
Saat dikonfirmasi Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, pertemuannya dengan Suhardi Duka adalah silaturahmi antara dua sahabat lama. “Jadi kami sepakat, bersama-sama menginginkan dan mengimbau agar masyarakat Sulbar meninggalkan memori pertentangan saat pilgub kemarin, mari bersama bangun Sulbar,” kata ABM.
“Mari kita meninggalkan memori pertentangan pilgub lalu. Mari bersama-sama bangun sulbar kedepan,” ucap Gubernur.
ABM menuturkan, atas kunjungan Sahabatnya itu, dia sangat senang karena bersama-sama memiliki atensi untuk menyukseskan jalannya pemerintahan di Sulbar.
Sementara, Suhardi Duka di konfirmasi melalui akun WA mengakui, kedatangannya di ruangan Gubernur Sulbar, bertujuan untuk silaturahmi, apalagi mengingat dua bulan lalu, keduanya sama-sama menghadiri acara halal bi halal. “Saya menemui pak Gubernur untuk saling bersilaturrahmi dan saya juga akan memberi jaminan bahwa partainya tidak akan menjadi oposisi dan juga bukan kualisi pemerintahan Ali Baal sekarang,” tuturnya.
“Tetapi kita Partai Demokrat mensupport gubernur untuk melaksanakan visi misi nya membangun Sulbar dan beliau (Gubernur) juga berharap demikian,” ungkap SDK.
Selain itu, mantan bupati Mamuju dua periode ini menuturkan bahwa partai demokrat tentunya akan memberi kritik terhadap pembangunan gubernur. “Kritik juga di butuhkan dan Pak ABM maklum” bebernya.
“Beliau (gubernur,red) mengatakan bagus itu program dan dia mau APBD Sulbar harus ada yang kelihatan, bukan hanya APBN. Beliau juga sarankan ke saya agar tetap bergerak , tetap berkegiatan agar tetap sehat, saya katakan insya Allah saya jadi petani kembali dan juga pengusaha,” papar SDK.
Lanjutnya, dirinya juga menyampaikan bahwa Saat gubernur meminta pandangan terkait kondisi internal Pemprov, dirinya berpendapat, bahwa dengan kondisi pemerintahan yang baru, tentu belum bisa dilihat. Tapi ia percaya kedepannya pemerintahan akan berjalan tenang, dan penuh optimisme. “Pembicaraan lain dalam pertemuan tertutup itu, Suhardi bersama Ali Baal MAsdar membahas kenangan saat masing-masing masih menjabat bupati. Selain itu juga saling menyinggung soal stratego politik saat pilgub 2017,” terangnya.
“Saya akui kalah strategi, Pak gub yang menang. I lost it yesterday election, but i hope find i win elswhere (Saya kalah pemilihan kemarin, tapi saya harap menemukan kemenangan di tempat lain, red),” tandasnya.
menambahkan, pertemuan itu adalah iniasiatifnya bersama pimpinan DPRD Sulbar Andi Mappangara. Menurutnya sudah dengan posisi gubernur yang saat ini adalah pejabat (gubernur Sulbar) maka seharusnya berinisiatif bersilaturahmi ke kantor gubernur.
Peliput : Yuni Editor : Akbar
Leave a Reply