Gubernur Sulteng Rotasi Jabatan Strategis, Berikut 10 Pejabat yang Dilantik

Rapor-Merah.com | Sulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melantik dan mengambil sumpah jabatan 10 pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Senin (12/5/2026).

Pelantikan itu menandai berakhirnya proses seleksi terbuka jabatan strategis yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam sambutannya, Anwar mengakui proses menentukan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) bukan perkara mudah. Menurut dia, banyak peserta seleksi memiliki kapasitas dan kompetensi yang sama kuat.

“Memilih kepala dinas ketika semua peserta itu bagus-bagus, itu sangat berat. Namun itu harus kita lakukan,” kata Anwar saat memberi sambutan pelantikan.

Ia mengatakan, seluruh tahapan seleksi dilakukan dengan pertimbangan matang. Pemerintah provinsi, kata dia, juga telah mengantongi persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terhadap nama-nama yang masuk tiga besar.

Kepada peserta yang belum terpilih, Anwar meminta agar tidak berkecil hati. Ia menegaskan rotasi dan evaluasi birokrasi akan terus berjalan seiring kebutuhan organisasi pemerintahan.

“Jangan berkecil hati. Roda pemerintahan ini terus berputar dan evaluasi terus berjalan,” ujarnya.

Anwar juga menekankan jabatan struktural tidak lagi memiliki jaminan masa jabatan panjang. Evaluasi terhadap pejabat, menurut dia, dapat dilakukan sewaktu-waktu apabila dianggap tidak lagi sesuai dengan kebutuhan pemerintahan.

“Sekarang bahkan enam bulan saja sudah bisa diganti. Tidak perlu menunggu satu atau dua tahun,” kata dia.

Adapun 10 pejabat yang dilantik yakni:

  1. Muhammad Syahrul Syam sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah.
  2. Wahid Irawan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah.
  3. Santo Wibowo sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah.
  4. Haris sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Tengah menggantikan Awaluddin yang telah purna tugas.
  5. Asbudianto sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah.
  6. Rahman Ansyari sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah.
  7. I Wayan Yudana sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
  8. Irwan sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.
  9. Rusmiati sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah.
  10. Wahyu Agus Pratama sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Pemerintah provinsi memastikan evaluasi terhadap kinerja pejabat tetap dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan organisasi dan target pemerintahan daerah.

(Adt)

Related Post