


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Nasib ribuan calon jamaah umroh travel Abutours semakin tidak jelas keberangkatan, pasca ditetapkannya pemilik PT Abutours, Hamzah Mamba sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel.
Tak hanya itu, uang jamaah mencapai 1,8 triliun hingga saat ini masih menjadi pertanyaan bagi 80 ribu calon jamaah umroh Abutours apakah akan dikembalikan atau tidak.
Salah satu calon jamaah umroh Abutours yang menjadi korban, Nurwafiah mengaku dirinya bersama keluarganya telah mengambil paket promo umroh Abutours sejak tahun lalu.
“Saya sama keluarga ada sekitar 20 orang mengambil paket umroh Abutours seharga Rp. 18.500.000. Dan dijanjikan berangkat pada bulan Januari tapi diundur ke bulan Februari. Bahkan sampai sekarang nda jelas berangkatnya,” kata Nurwafiah, Sabtu (24/03/2018).
Nurwafiah membeberkan, rencananya akan menambah uang sebanyak Rp. 15 juta agar bisa berangkat. Namun hal itu diurungkan setelah mengetahui CEO Abutours, Hamzah Mamba ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulsel.
“Iya disuruh kemarin tambah, baru mau saya daftar ini tambahannya eh ada mi beritanya ditangkap. Jadi bagaimana uang kami,” ujarnya.
Lanjut Nurwafiah, bahwa keluarganya yang mengambil paket promo umroh Abutours sebagian besar berada di Luwu sedangkan dirinya saat ini menetap di Makassar. Sehingga ia berharap agar uang promo umroh tersebut bisa dikembalikan.
“Saya berharap kepada pihak Abutours kalau bisa dibantu dikembalikan uang kami,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply