Langgar Lalu Lintas, Pengendara Sepeda Motor di Makassar Tonjok Polisi

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Sebuah video pengendara kendaraan bermotor yang memukul anggota Unit Lalulintas Polsek Biringkanaya tengah ramai diperbincangkan para netizen di media sosial.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 35 detik seorang pengendara sepeda motor menonjok salah satu anggota Lantas Polsek Biringkanaya, lantaran ditahan ketika terlihat melanggar arus lalulintas di Jalan Parumpa Daya, Kota Makassar.

Belakangan diketahui identitas pengedara sepeda motor tersebut, bernama Mudassir (24) warga Perum Mangga 3, Jalan Harum Manis, Kelurahan Paccerakkang, Kota Makassar. Sementara, untuk anggota Polri yang mendapatkan perlakuan kasar tersebut bernama Aiptu Sabar.

“Pengendara ini menonjok muka aparat yang bertugas. Beruntung, banyak warga di lokasi kejadian sehingga melerai kejadian itu,” kata Kapolsek Biringkanaya, Kompol H Ashari, Jumat (5/7/2019).

Kejadian itu berawal ketika Mudassir yang mengendarai sepeda motor melawan arus di Jalan Parumpa Daya, kemudian datang sebuah mobil dari arah berlawanan langsung Muddasir menabrak mobil tersebut.

Akibatnya, Mudassir dengan pengedara roda empat itu terjadi cekcok lalu petugas datang untuk mengatur lalintas dan menghampiri keduanya dengan maksud untuk memberikan penjelasan kepada Mudassir. Tetapi hal itu, tidak menerima dan merasa bak jagoan lalu Mudassir melawan petugas dengan cara membentak, bahkan menonjok petugas.

“Pak Sabar (anggota Polri) saat ingin memberikan penjelasan, Mudassir tidak terima dan emosi. Dan tiba-tiba saja langsung menonjok muka Pak Sabar sehingga langsung di dorong,” tambahnya.

Tak sampai disitu, Aiptu Sabar turut terjatuh karena ditarik oleh Mudassir sehingga mereka tersungkur ke aspal. Beruntung, salah satu petugas Lantas datang melerai dan menolong Aiptu Sabar.

Namun, warga sekitar yang geram dengan perbuatan Mudassir juga melampiaskan kekesalan dengan menghajar Mudassir dan mengamankan ke Mapolsek Biringkanaya.

“Saat berada di Polsek, Mudassir mengakui dan menyesali perbuatannya. Diapun meminta maaf kepada Pak Sabar dan warga sekitar. Dan kasus ini telah didamaikan mengingat Pak Sabar rendah hati dan memaafkan pelaku,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa Mudassir ini merupakan warga sipil yang kesehariannya bekerja sebagai wiraswasta. Bukan anggota TNI yang sempat dikabarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Mudassir bukan anggota TNI, namun pekerjaan sehari-harinya adalah wiraswasta,” tegasnya.

(Mir/Azr)

Related Post