


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Keluarga almarhum Zulaeha (41) dikagetkan setelah mendapatkan informasi dari media sosial jika korban ditemukan tak bernyawa lagi di dalam sebuah mobil yang terparkir di di Dusun Japing, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Jumat (22/3/2019).
Kakak ipar korban, Amri Mahmud mengaku, dirinya baru mengetahui adik iparnya telah meninggal dunia setelah melihat di media sosial dan di grup WhattsApp.
“Saya kebetulan coba buka sosial media setelah Sholat Jumat dan buka grup WA. Langsung nampak foto identitas korban, saya lihat Kabupaten Sinjai, ternyata korban itu adalah adek ipar saya,” ungkap Amri saat ditemui di RS Bhayangkara Makassar.
Setelah mengetahui jenazah tersebut adalah adek iparnya, kemudian lanjut Amri, dirinya langsung menghubungi keluarga lainnya.
“Terakhir saya ketemu dengan korban saat lebaran tahun lalu. Dia salah satu karyawan di UNM dan selama hidupnya tidak pernah menceritakan jika dirinya punya masalah dengan orang lain, keluarganya atau mitra kerjanya. Tetapi komunikasi saya dengan korban tetap berjalan melalui WA,” katanya.
Korban meninggalkan tiga orang anak, dimana kata Amrin, anak pertama korban sudah duduk dikelas enam Sekolah Dasar (SD), anak keduanya dikelas dua SD dan anak bungsunya berumur satu tahun.
“Setelah saya amati kematian korban ini tidak wajar, karena banyak luka lebam pada tubuh korban,” ujarnya.
Pihak keluarga korban pun menyerahkan sepenuhnya kasus kematian ibu tiga anak ini kepada pihak kepolisian untuk dapat mengungkap motif kematian korban.
“Saya percaya pihak kepolisian dapat mengungkap kematian korban,” tutupnya.
(Mir/Azr)
Leave a Reply