Pangdam Hasanuddin : Kesetiaan Prajurit Harga Mati

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjend TNI Agus SB memimpin upacara penyerahan tugas dan jabatan Danyon Zipur 8/SMG di Mako Yonzipur 8/SMG, Jumat (19/01/2018). (Foto/ist)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Upacara penyerahan tugas dan jabatan Danyon zipur 8/SMG kepada Mayor Czi Catur Witanto dipimpin langsung oleh Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjend TNI Agus Surya Bakti di Markas Komando Yonzipur 8/SMG Makassar, Jumat (19/01/2018).

Pada kegitan tersebut tampak hadir, Irdam, Danrindam, Perwira Ahli, para Asisten, Perwira LO, para Kabalak dan para Komandan Satuan serta Ketua dan Wakil Ketua serta segenap pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin.

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjend TNI Agus SB menyampaikan, pergeseran jabatan bukan hanya merupakan kebutuhan, akan tetapi sudah menjadi keharusan dalam dinamika organisasi.

“Tujuannya untuk memelihara dan meningkatkan semangat pengabdian, menyempurnakan kinerja dan sinergitas satuan serta mempertahankan momentum regenerasi kepemimpinan,” kata Agus.

Lebih jauh Pangdam mengingatkan, bahwa jabatan yang di percayakan adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, yang kelak akan dipertanggungjawabkan kepada-Nya, katanya, pengabdian dan dedikasi yang besar sangat dituntut dalam pelaksanaan tugas seorang pimpinan.

“Kesetiaan prajurit kepada atasan merupakan harga mati yang harus dijunjung tinggi dan sampai kapanpun, masalah kesetiaan dan loyalitas harus terus melekat dalam diri prajurit karena hal itulah yang membedakan kita sebagai militer dan warga sipil,” tegas Pangdam.

Jendral bintang dua ini juga mengingatkan bahwa netralitas adalah harga mati bagi setiap prajurit TNI.

“Jangan sekali-kali mencoba atau ikut terlibat politik praktis dalam bentuk apapun yang berkenaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak,” tegasnya.

Pangdam berharap agar komandan batalyon yang baru, hendaknya mendorong peningkatan tumbuhnya sikap prajurit yang militan, tanggap dalam sikap dan perilaku, tanggap dalam olah pikir, serta trengginas dalam olah fisik dan keterampilan.

“Sekaligus mampu mengikuti dinamika tuntutan tugas dan perkembangan yang terjadi di masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Illank

Related Post