


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Polrestabes Makassar pengungkapan 2 pelaku pembobolan brangkas di kantor PDAM Makassar berisikan uang senilai 1,2 M yang terjadi tanggal (25/7/2017) lalu.
Dua orang pelaku pembobolan brangkas PDAM ditangkap di dua tempat berbeda yakni di Maluku Ambon dan di kota Makassar.
Menurut salah satu pelaku yakni Muhammad Irwan alias Iwan (36) berawal perkenalan dirinya dengan Muhammad Tuanaya alias Ronde (43) itu di Jakarta namun sebelum melancarkan aksinya, Iwan sempat ditahan di Lapas Kelas I Makassar dengan kasus Narkoba.
“Saya kenal dan akrab dengan Tuanaya pada saat saya di Jakarta,”ucapnya Iwan saat disela press release di Mako Polrestabes Makassar, Selasa (1/8/2017).
Menjelang akhir masa hukuman pidananya, Iwan sering komunikasi dengan Tuanaya yang sedang berada di Maluku Tengah.
Kemudian pada tanggal 19 Juli 2017, Iwan telah selesai menjalani masa hukumannya selanjutnya bertempat tinggal di Jalan Abd Asirin Kelurahan Pai, Kecamatan Bingkanaya Kota Makassar sedang Tuanaya tiba di Makassar pada tanggal 22 Juli 2017.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan mengatakan, keempat pelaku menggunakan mobil rental untuk melakukan survey di kantor PDAM Kota Makassar dan saat melintas di Pos Jaga PDAM tidak dilakukan pengecekan oleh pihak security.
Setelah melakukan survey, Selasa (25/7/2017) dini hari, sekira pukul 02.00 wita, keempat pelaku masuk ke kantor PDAM dengan lewat belakang kantor dengan melalui Jalan Pelanduk dengan berjalan kaki menuju ke ruang bendahara.
“Tersangka Iwan bersama Tuanaya langsung masuk dalam ruangan mengambil uang sedangkan dua pelaku lainnya berjaga jaga diluar dan setelah itu langsung meninggalkan TKP,” kata Anwar.
Kemudian uang 1,2 Milyar tersebut dibaginya secara rata, setiap orangnya mendapatkan kurang lebih Rp 280 juta.
“Uang 1,2 Milyar tersebut dibaginya secara rata, setiap orangnya mendapatkan kurang lebih Rp 280 juta, dan setelah itu Tuanaya meninggalkan Makassar dan kembali ke Maluku Tengah. Rabu (26/7/2017) lalu,” ungkapnya.
Saat ini polisi masih mengejar ada 2 orang pelaku yang berperan menjaga pada saat aksi dilakukan.
Peliput : Illank Editor : Kurniawan
Leave a Reply