SMKN 1 Palibelo Lakukan Studi Banding Kompetensi Keahlian APAPL Dan NKPI Di SMKN 9 Makassar

RAPORMERAH.CO – SMKN 9 Makassar hari ini, Senin (10/02/2020) mendapat kunjungan studi banding dari salah satu sekolah bidang kemaritiman SMKN 1 Palibelo Bima Nusa Tenggara Barat.

Studi banding ini bertujuan untuk memberikan gambaran perkembangan SMK Kemaritiman, khususnya pada kompetensi keahlian Agribisnis Perikanan Air Payau dan Laut (APAPL) dan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI).

Dalam sambutannya Ratnah, S.Pi., M.Si. selaku Kepala SMKN 1 Palibelo mengatakan bahwa kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kepala SMKN 9 Makassar beserta jajarannya yang telah menerima kami beserta rombongan untuk belajar, berdiskusi dan sharing pengalaman tata kelola SMK bidang kemaritiman guna pengembangan SMKN 1 Palibelo kedepan,

” Yang pasti banyak data dan informasi yang kami butuhkan, olehnya itu kedatangan kami ini mudah-mudahan menjadi pintu pembuka kerjasama antara SMK kami dengan SMKN 9 Makassar ”

Selanjutnya Ratnah yang hadir didampingi oleh Alkausaril dan Yenni (Wakasek SMKN 1 Palibelo), menyatakan bahwa kami sangat membutuhkan bimbingan dari teman-teman SMKN 9 Makassar

Khususnya untuk APAPL dan NKPI, karena kami tahu bahwa kedepannya SMKN 9 Makassar merupakan salah satu sekolah pilot project SMK bidang Kemaritiman oleh Kemenko Perekonomian RI. Jadi tidak salah kami melangkahkan kaki ke sini, imbuhnya.

Menjawab hal tersebut, Kepsek SMKN 9 Makassar, Drs. Muhiding, M.Si, menyatakan bahwa kami juga ini masih perlu banyak belajar dan berusaha keras untuk membangkitkan sekolah kami.

Menurutnya banyak tantangan yang harus dilalui untuk menjadi sekolah pilot project sesuai standar Kemenko Perekonomian, mulai dari penyelarasan kurikulum, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, peralatan praktik siswa yang sesuai standar industri, dan lain sebagainya.

” Yang pasti SMKN 9 Makassar siap untuk menjadi pionir dan senantiasa terbuka untuk bekerjasama, berbagi ilmu dengan SMK-SMK bidang kemaritiman yang ada di seluruh Indonesia ” pungkasnya.

(Ril/AB)

Related Post