Tendang Polisi, Dua kaki Pelaku Pencurian Didor

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Seorang Asisten Rumah Tangga, Rahmawati mengalami luka bacok dibagian leher usai memergoki lelaki yang mencoba mencuri di Jalan Gunung Lompobattang Makassar, Minggu (11/6/2017) sekitar pukul 04.30 Wita.

 

Identitas pelaku bernama Muh Randi Sudewa alias Andi (25) warga Jalan Gunung Lompobattang Makassar. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, aksi pelaku kepergok oleh Rahmawati yang merupakan Asisten Rumah Tangga, korban berteriak melihat korban berteriak pelaku langsung menyerang korban dengan membabi buta.

“Pelaku masuk dengan cara memanjat dan masuk lewat pintu ruangan bagian atas lantai 4 rumah korban, kemudian pelaku turun ke lantai 3 dan lantai 2 mencari barang berharga di dalam kamar yang ada di lantai 2. Pada saat itu Rahmawati terbangun dan melihat pelaku dan berteriak pencuri, ketika melihat korban berteriak pencuri pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan pisau secara membabi buta sehingga mengakibatkan luka-luka tebasan dan robek,” jelas Dicky Sondani.

Rahmawati mengalami luka tebasan dan robe di bagian leher korban 20 Cm, luka robek di telinga sebelah kiri, 7 luka tebasan di tangan kanan mengakibatkan luka robek, 5 tebasan di tangan kiri mengakibatkan luka robek dan luka tebasan di telapak tangan kiri mengakibatkan luka robek menganga .

Selain melukai Rahmawati Pelaku juga melukai Fernando (15) dengan cara menebas juga menusuk dengan pisau. Fernando mengalami luka goresan sayatan Pisau di bagian kepala dan luka goresan di Lengan kanan.

Pelaku ditemukan disebuah gubuk kecil yang berada di ujung kanal tembus belakang rumah pelaku, sedang pura-pura tertidur dengan bau menyengat (bau got) dan dibelakang gubuk tersebut ditemukan baju lengan panjang dan celana pendenk dalam keadaan basah.

“Kemudian dilakukan pengecekan terhadap badan dari pelaku dan di temukan luka goresan di lengan, luka lecet di kaki dan bau badan dari pelaku sangat menyengat (bau got) dan terdapat lumpur di telinganya. Ketika diperlihatkan baju dan celana tersebut pelaku mengakui perbuatannya. Sehingga petugas membawa pelaku untuk mencari barang bukti pisau yang digunakan pelaku,” ungkapnya.

Pada saat pelaku dibawa mencari barang bukti pisau yang digunakan pelaku saat melukai korbannya, tiba-tiba pelaku melompat dari mobil tetapi terlebih dahulu menendang seorang anggota Unit Khusus Polsek Ujung pandang sehingga terjatuh.

“Pelaku melarikan diri sehingga petugas meneriaki pelaku untuk memerintahkan berhenti melarikan diri sambil mengejar pelaku petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali.

Akan tetapi hal tersebut tidak dihiraukan oleh pelaku sehingga diberikan tindakan tegas untuk menghentikan aksi pelaku untuk melarikan diri dengan memberikan tembakan terarah sebanyak satu kali dibagian kaki kiri dan satu kali tembakan di bagian kanan kaki pelaku,” pungkasnya.

Kemudian pelaku dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis dan kemudian dibawa kembali ke Mako Polsek Ujung Pandang untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Peliput : Illank | Editor : Olive

Leave a Reply