


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Tiga anggota Forum Mahasiswa Toraja (Format) melakukan ekspedisi Tongkonan Seven Summiters and Culture dan dilepas oleh Pengurus Besar Format di Kompleks BTN Citra Tello Permai Blok A4 No 23, Makassar, Jumat (28/7/2017).
Selanjutnya tiga orang tersebut menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, kemudian akan melakukan perjalanan dari Makassar menuju Lombok, Bali dan Jawa.
Ketiganya anggota Format adalah Doni Rey (25), Darto Joki (24) dan Taufik Tobi (21).
Koordinator Tim Ekspedisi, Darto Joki mengatakan bahwa Tim akan melakukan pendakian di 7 Puncak antara lain Gunung Rinjani, Gunung Agung, Gunung Arjuro,Gunung Bromo, Gunung Merapi, Gunung Gede Pangrango, Gunung Semeru.
Beberapa suku/budaya juga menjadi target ekspedisi ini, dimana suku-suku yang akan dilalui adalah Suku Baduy, Suku Sasak di kaki gunung Rinjani, Suku Osing, Suku Tengger dan Suku Bali.
“Kegiatan ini tidak terlepas dari kesadaran kami akan besarnya potensi alam nusantara dan budaya yang beraneka ragam yang dapat menjadi objek pariwisata, dan sampai saat ini belum tereksplore secara maksimal,” ujarnyanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Format, Frilki Prakarsa Randan ketika dikonfirmasi mengapresiasi adanya ekspedisi dari ketiga orang tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus karena teman-teman bisa mempelajari bagaimana suku, budaya, bahasa, dan sosial masyarakat di daerah sekitar gunung yang dituju serta memupuk kepedulian generasi muda pada upaya pelestarian alam atau lingkungan.
Selain itu, lanjut dia, bisa memperkenalkan potensi wisata alam dan budaya yang ada di Toraja kepada masyarakat luas dari berbagai kalangan.
“Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap Tana Toraja dan memberikan konstribusi dengan melakukan kegiatan yang bertajuk ekspedisi sekaligus dapat memperkenalkan budaya Toraja di daerah luar yang akan dikunjungi oleh tim,” ujar pria yang akrab disapa Pikki.
Dengan demikian, pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberi kontribusi besar dengan mempublikasikan potensi pariwisata baik dari keindahan alam maupun dari keunikan budaya Toraja di Kabupaten Tana Toraja maupun Toraja Utara. Mengingat Toraja sebagai icon pariwisata dengan potensi alam dan budayanya seharusnya sudah dapat mandiri dari segala aspek untuk kesejahteraan masyarakatnya.
“Sampai hari ini, itu kan belum menumbuhkan perekonomian rakyat kecil mungkin salah satunya karena kurangnya perhatian dari Pemda setempat akan potensi pariwisata yang ada,” tutur mahasiswa Fakultas Pertambangan UPRI Makassar, Frilki Prakarsa Randan.
Peliput : Illank Editor : Kurniawan
Leave a Reply