737 Tersangka Berbagai Kasus Digulung Polisi Sepanjang Operasi Pekat 2018

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo saat merilis hasil penangkapan Operasi Sikat Lipu 2018 selama kurang lebih 20 hari. (Foto/illank)

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Polrestabes Makassar menangkap pelaku berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat Kota Makassar, selama pelaksanaan Operasi Sikat Lipu 2018.

Operasi Sikat Lipu 2018 yang berlangsung sejak tanggal 26 November sampai 12 Desember telah menangkap 737 tersangka yang terdiri dari kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta kasus yang menonjol lainnya.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, operasi ini digelar untuk menciptakan rasa aman dan nyaman warga Kota Makassar, digelar selama kurang lebih 20 hari dan telah mengungkap beberapa kasus yang menjadi perhatian publik. Termasuk kasus begal yang memotong tangan korban hingga kasus begal Jalan Kancil, korbannya anak dan bapak.

“Hasil kita selama 20 hari adalah sebanyak 737 orang. Jadi selama kita kategorikan dari beberapa hal ini kaitan dengan Operasi Pekat,” kata Wahyu, Rabu (12/12/2018).

Wahyu menyebutkan, dari 737 orang yang diamankan, sedikitnya terdiri 687 orang yang di lakukan pembinaan, sedangkan 50 orang lainnya dilakukan proses penyelidikan. Karena kata dia, kasusnya telah memenuhi unsur pidana.

“Dari 687 orang tersebut terdiri dari jukir liar, pak ogah, konsumsi miras dan mengganggu ketertiban umum. Selanjutnya ke 50 tersangka terdiri dari curas, curanmor, curat dan judi atau membawa senjata tajam,” tambahnya.

Kapolrestabes Makassar menerangkan, pelaksanaan Operasi Pekat 2018 ini, dilakukan untuk menekan gangguan kamtibmas yang ada di wilayah Kota Makassar.

Operasi ini lanjut dia, juga dalam rangka menekan angka kejahatan jalanan seperti minuman keras, premanisme, juru parkir liar dan kasus yang paling meresahkan masyarakat yaitu Curat, Curas dan Curanmor.

“Dengan adanya operasi ini, kasus kejahatan jalanan di Makassar turun hingga 30 persen,” pungkasnya.

Penulis : Illank | Editor : A.Azhar

Related Post