


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Wartawan dari salah satu media online mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari pihak Abu Tours saat akan melakukan peliputan di kantor travel Haji dan Umroh Abu Tours Jalan Kakatua Kota Makassar, Senin (12/02/2018).
Pihak keamanan biro perjalanan Haji dan Umroh Abu Tours melarang wartawan untuk melakukan peliputan saat anggota DPRD Sulsel, Syafruddin Arif melakukan sidak terkait banyaknya jamaah umroh yang melapor ke DPRD Sulsel yang hingga kini belum mendapatkan kepastian kebengkatan.
Muhammad Fadly wartawan dari salah satu media online di Makassar menjadi korban penganiayaan ulah pihak keamanan Abu Tours. Dimana saat itu, ia dicegat oleh dua security Abu Tours yang sementara berjaga di depan pintu kantor.
Dari data yang dihimpun dilokasi, awalnya Fadly hanya akan masuk untuk melakukan wawancara terhadap anggota DPRD Sulsel. Namun langsung ditahan di depan pintu masuk. Lebih parahnya lagi salah seorang security tiba-tiba langsung mengangkat kerah baju Fadly dari belakang sehingga ia sempat terseret dan hampir terjatuh kebelakang.
“Saya baru mau masuk untuk wawancara, tapi security langsung melarang saya dan dari belakang langsung kerah baju saya diangkat,” kata Fadly dilokasi.
Diketahui sebelumnya, Anggota DPRD Provinsi, Syafruddin Arif sedang melakukan sidak terhadap Abu Tours, lantaran banyak jamaah Abu Tours yang mengadu ke DPRD Provinsi karena tak kunjung diberangkatkan ibadah umrah.
“Kita ke sini karena banyak aduan masyarakat terhadap maklumat Abu Tours yang kembali dimintaki biaya. Jadi sidak mendadak ini untuk minta penjelasan terhadap pihak Abu Tours,” jelasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply