


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Sekelompok orang tak dikenal menjemput A Amri Pratama Syahputra (30) yang merupakan anggota satgas kebersihan kecamatan panakukkang saat berada di rumahnya, Jumat (14/9) sekitar pukul 04.00 Wita.
Sejak dijemput oleh sekelompok orang misterius hingga kini Amri tak kunjung memberikan kabar kepada keluarganya. Sang istri, Nur Asisah (24) melaporkan kembali kejadian itu ke Polda Sulsel, Rabu (26/9) kemari
Asisah menceritakan, saat itu suaminya dijemput sekelompok orang misterius, berjumlah enam orang yang menggedor rumahnya lalu membawa Amri secara paksa hanya mengenakan sarung.
Sekelompok orang bertubuh tegap itu kata Asisah, berpakaian preman dan sebagian mengenakan jaket kulit hitam.
“Mereka mengaku dari kepolisian, lalu menodongkan pistol. Sebagian pakaian biasa,” katanya saat ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Sulsel.
Kemudian Asisah menyusul suaminya. Namun dirinya diancam dengan ditodongkan senjata api agar tetap berada di dalam rumah. “Saya tidak tahu suami saya dibawa ke mana dan pakai apa. Karena kami tidak bisa keluar hanya di dalam. Para pelaku juga membawa dua gawai, kamera, serta satu unit motor,” tambahnya.
Lebih lanjut Asisah menceritakan, jika dirinya mengira suaminya ditangkap oleh Tim Satnarkoba Polres Pelabuhan Makassar. Sebab menurut Asisah, beberapa jam sebelumnya, rumahnya digrebek sejumlah anggota kepolisian, sekitar pukul 22.00 Wita.
Namun, ketika itu anggota kepolisian tidak menemukan benda mencurigakan, maupun narkoba. Sehingga anggota kepolisian meninggalkan rumahnya tanpa membawa apapun.
Diketahui, kedatangan Asisah ke Mapolda Sulsel sudah dua kali. Sebelumnya sudah melaporkan hilangnya suaminya pada Jumat 21 September lalu. Namun hingga kini, keberadaannya belum diketahui.
Penulis : Illank | Editor : A.Azhar
Leave a Reply