


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Dua orang pemuda diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka tebasan pada bagian tanggan kirinya, berhasil diciduk anggota Resmob Polsek Panakukkang, Rabu (18/9/2018) sekitar pukul 16.00 Wita.
Para pelaku yang berhasil diamankan bernama Hasbi (22) sehari-hari sebagai tukang parkir bersama WY alias Wahyu (17) masih berstatus sebagai pelajar. Mereka merupakan warga Jalan Angkasa 4, Kota Makassar.
Kapolsek Panakukkang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakaan, kedua pelaku penganiayaan berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya Jalan Pampang, Kota Makassar.
“Kedua pria yang kita berhasil ditangkap adalah penganiayaan dengan menebas legang tangan kiri korban. Pelakunya ada 3 orang, satu masih dalam pengejaran anggota dan duanya sudah kita amankan,” kata Ananda, Kamis (20/9/2018).
Dari keterangan pelaku bahwa mereka melakukan penganiayaan korban dengan cara menebaskan sebilah parang dan mengenai legang kiri sehingga nyaris putus.
Dimana kata Ananda, dari ketiga pelaku memliki peran masing-masing diantaranya Hasbi menebas pergelangan tangan kiri korban hingga hampir putus dan Ryan alias Pui (DPO) berperan membawa busur serta pelaku WY alias Wahyu berperan membawa motor.
“Ketiga pelaku datang menggunakan sepeda motor berboncengan tiga lalu langsung menebas legang kiri korban sehingga hampir putus, usai melancarkan aksinya para pelaku melarikan diri,” ungkapnya.
Ananda menjelaskan, jika motif kejadian itu dilatar belakangi balas dendam, karena pelaku tidak menerima perlakuan korban terhadap temannya bernama Resky yang menusuk menggunakan busur.
“Untuk sementara motif pelaku Hasbi melakukan penganiayaan terhadap korban, karna korban datang di depan rumah pelaku dalam keadaan mabuk bersama rekannya. Sehingga pelaku masuk ke rumah mengambil sebilah parang dan mengejar korban. Kemudian menebas korban menggunakan parang secara berulang-ulang kali,” jelasnya.
Saat ini, kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Panakukkang.
“Dua pelaku sudah kita amankan, sisa satu orang yang masih dalam pengejaran kita,” pungkasnya.
Penulis : Illank | Editor : A.Azhar
Leave a Reply