


RAPORMERAH.CO, MAROS – Seorang nelayan Sahaka merupakan warga Pajukukang Kec. Bontoa Kab. Maros mengalami luka memar pada bagian kepala sebelah kiri usai terkena lemparan batu oleh sejumlah nelayan, diduga merupakan warga Koding Areng menggunakan batu dan bom molotov. Senin, (28/8)
Dari keterangan korban (sahaka) juga merupakan nakhoda kapal KM. SYAHRIL mengatakan ” awalnya kami pergi mencari ikan di perairah pulau Koding Areng Makassar senin, (21/8) menggunakan kapal nelayan KM. SYAHRIL dan KM. SINAR REJEKI tiba tiba saat kami ingin pulang ke Pajjukukang senin, (28/8) sekira pukul 10.00 Wita kami diserang puluhan kapal nelayan dengan menggunakan batu dan bom molotov ” ujar sahaka
Lanjut ia katakan, akhirnya kamipun (KM. SYAHRIL dan KM. SINAR REJEKI) terpisah, saat itu saya juga sedang menakodai kapal KM. SYAHRIL salah satu speed boat fiber merapat kekapal dan langsung melempari saya dengan mengunakan batu hingga membuat saya terluka.
Saat penyerangan berlangsung beruntung kapal nelayan warga Galesong Takalar melintas dan langsung menyelamatkan mereka hingga akhirnya para nelayan yang di duga warga koding areng pergi meninggalkan tempat.
” Salah satu dari mereka naik ke kampal dan merusak jaring dan kapal sedangkan kapal lainnya terus melempari batu dan bom molotov, selama 30 menit beruntung kapal nelayan dari Galesong menyelamatkan kami ” tutup Sahaka .
Di korfirmasi Rapormerah.co pesan WhatsApp kapolsek Lau AKP. Ismail. SE mengatakan, kejadian tersebut terjadi di wilayah Makassar namun korban merupakan warga Maros, dan melaporkan bahwa terjadi penyerangan oleh sejumlah nelayan saat diperjalan menuju pulang, akhirnya kamipun memfasilitas laporan tersebut dan mengarahkan korban untuk melapor ke Polrestabes Makassar guna proses lebih lanjut .
Peliput : Akbar
Leave a Reply