Karena Menegur Pesta Miras, Pria Ini Tewas Ditikam

RAPORMERAH.CO, LUWU – Seorang pria berusia 38 tahun bernama Malik tewas setelah ditikam di depan Kantor PLN Suli Jalan Pelita, Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Suli, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Jumat (15/9/2017) sekitar pukul 23.00 Wita.

Adapun saksi yang melihat peristiwa penikaman tersebut bernama Alfiil (24) berstatus mahasiswa, Taming (48) dan Arif (25).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, peristiwa penikaman tersebut terjadi saat korban bersama 8 orang temannya ke Jalan Pelita dan langsung melakukan pengejaran terhadap Rian beserta temannya berjumlah 4 orang kedalam kebun di Kantor PLN Suli.

Saat itu Rian sementara minum minuman keras bersama dengan saksi Alfiil sehingga korban menegur teman-temannya dan menyuruhnya untuk kembali kerumah masing-masing setelah teman-temannya kembali korban masih berdiri dipinggir Jalan Pelita, lalu korban kearah teras Kantor PLN Suli.

“Setelah korban berada di TKP, tiba-tiba datang 2 orang teman-teman dari Rian yang sebelumnya dikejar oleh teman-teman korban, kemudian salah satunya melakukan penikaman terhadap korban sebanyak 1 kali pada bagian leher sehingga korban lalu jatuh dan tersungkur ke tanah,”jelas Dicky, Sabtu (16/9/2017).

Melihat korban jatuh tersungkur, kata Dicky, kemudian Alfiil membangunkan salah satu petugas jaga di Kantor PLN Suli lalu mengantarkan korban menuju Puskesmas Suli dengan menggunakan mobil operasional PLN, namun dalam perjalanan menuju Puskesmas Suli, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Polisi yang mengetahui kejadian tersebut segera mendatangi Puskesmas Suli dan mengecek keadaan korban yang ternyata telah meninggal dunia kemudian mendatangi TKP.

Personil Polsek Suli di backup personil gabungan Resmob Polres Luwu melakukan pencarian terhadap Paisal alias Ica alias Bapak Fauzi diduga sebagai pelaku di rumahnya di Desa Botta Kecamatan Suli, namun yang bersangkutan tidak ditemukan sehingga dilakukan koordinasi dengan istri yang diduga pelaku serta berkoordinasi dengan kades Botta.

“Saat ini jenazah korban telah dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan dan situasi masih kondusif.” Tutupnya.

Penulis : Illank

 

 

Related Post