L-Kompleks Temukan Oknum Penghubung Bintang Jaya Mandiri Hingga Menang Tender

Ilustrasi | IST

Ilustrasi | IST

RPM-Palu | Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) menemukan fakta baru atas dugaan kongkalikong dan gratifikasi tender proyek pembangunan SMA Negeri 1 Palele Barat Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah.

L-Kompleks menemukan adanya oknum inisial ‘IM’ yang berperan sebagai penghubung atau yang membawa perusahaan kepada para oknum lainnya untuk mengikuti tender dan nama oknum yang dimaksud L-Kompleks juga ada dalam bukti percakapan.

“Oknum IM ini yang kenal dengan oknum kontraktor RA dari Bintang Jaya Mandiri dan dalam bukti percakapan antara Oknum M dan RA ada menyebut nama IM” ungkap Ruslan kepada media, Selasa (8/8/2023).

Dari temuan tersebut, lanjut Ruslan, makin menguatkan jika dalam dugaan praktek kotor ini pasti melibatkan banyak oknum sehingga perlu teliti sebelum melakukan pelaporan.

“ini pasti masih banyak oknum lain yang terlibat, kami akan terus melengkapi bukti dan tidak akan tergesa gesa agar data dan bukti yang kami siapkan itu 100℅ clear dan kuat dugaan kami praktek ini bukan cuma di satu tempat saja karena data LPSE Bintang Jaya Mandiri tidak hanya mengikuti satu tender proyek saja di Sulteng” jelas Ruslan.

Terpisah, oknum IM yang ada dalam temuan L-Kompleks, saat dikonfirmasi media Via Watsaap Selasa (9/8/2023). Mengaku tidak mengetahui apapun dan meminta untuk mencari sumber yang lain

“Saya tidak tau masalah kesepakatan, silahkan cari sumber lain, saya tegas lagi terkait apa yang kita tanyakan saya tidak tau” jawabnya ke media Via Watsapp.

Diketahui, Dugaan pengaturan dan gratifikasi tender yang diungkap L-Kompleks merupakan paket proyek yang ada di Disdikbud Sulteng yakni pembangunan gedung SMA Negeri 1 Palele Barat Kabupaten Buol yang menggunakan anggaran DAK senilai 3.1 Miliar Rupiah yang dimenangkan oleh oknum ‘RA’ dengan menggunakan perusahaan Bintang Jaya Mandiri.

(ADR)

Leave a Reply