Menkes Tinjau Langsung Kampanye Vaksin Imunisasi MR di Kota Makassar

Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek saat melihat langsung imunisasi MR kepada salah satu siswa MTSN 1 Makassar | Foto : Illank

Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek saat melihat langsung imunisasi MR kepada salah satu siswa MTSN 1 Makassar | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek meninjau langsung pelaksanaan kampanye vaksin imunisasi Meales Rubella (MR) fase II serentak dilaksanakan di 28 provinsi luar pulau Jawa Agustus hingga September 2018.

Kampaye vaksin imunisasi MR fase II dilaksanakan di Kota Makassar, tepatnya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 1 Makassar yang diikuti seluruh siswa di Sulsel.

Pemberian vaksin Campak dan Rubella ini diberikan kepada anak yang berumur antara 9 bulan hingga 15 tahun dengan jumlah anak di Sulsel 2.331.048.

Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek mengatakan, pemberian vaksin MR ini penting, karena campak dapat menyebabkan kematian dan sudah cukup banyak buktinya dampak kematian dari campak.

“Sementara rubella itu tidak bisa kita obati. Jadi kalau panas kita hanya memberikan obat panas tetapi tidak dapat mematikan virusnya,” kata Nila Moeloek saat ditemui, Rabu (1/8/2018).

Menurut Nila, bahwa tantangan kampanye vaksin imunisasi MR fase II di wilayah Indonesia Timur adalah letak geografisnya yang tidak semua dapat dijangkau dengan cepat.

“Akses untuk daerah terpencil, tentunya kita harus bekerja lebih keras lagi dan pemikiran yang luar biasa,” ujarnya.

Menteri Kesehatan menuturkan, jika fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada ayat 4 tahun 2016 memperbolehkan pemberian vaksi imunisasi MR untuk pengobatan dan pencegahan.

“Jadi memang ada fatwa MUI ayat 4 tahun 2016, kita pake ini dan selalu berkomunikasi dengan MUI. Kita proses betul-betul agar dapat digunakan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika pemerintah telah menyediakan sejumlah 4,3 juta botol vaksin MR beserta alat suntik dan logistik pendukungnya.

“Pemerintah menjamin ketersediaan vaksin MR sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dengan tanpa perlu mengeluarkan biaya,” tutupnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply