Motif Asmara Dibalik Pembunuhan Mantan Kepsek SMA 1 Makassar

Pelaku penganiayaan yang menyebabkan mantan kepala sekolah SMA Negeri 1 Makassar meninggal dunia diamankan Polisi

Pelaku penganiayaan yang menyebabkan mantan kepala sekolah SMA Negeri 1 Makassar meninggal dunia diamankan Polisi

RAPORMERAH.co, POLMAN – Abd Nasir Umar alias Dado (58) pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban mantan Kepala Sekolah SMA 1 Makassar, Zakaruddin (57) meninggal dunia, akhirnya diringkus anggota Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Panakukkang di wilayah Provinsi Sulbar.

Pelaku ditangkap di tempat persembunyiaannya di Dusun Pendukuan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polmas, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (1/8/2018) sekitar pukul 7.30 Wita.

Kapolsek Panakukkang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, pelaku setelah menganiaya korban kemudian kabur ke wilayah Sulbar. Namun pihaknya berhasil menangkap pelaku dan membawanya kembali ke Kota Makassar.

“Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis selama 3 hari. Selain itu ada dua korbannya lagi yakni Muh. Ilham (24) mengalami luka pada batang hidung dan Muh Resky (17) mengalami luka pada pergelangan tangan,” kata Ananda.

Ananda menuturkan, pelaku saat akan ditangkap di salah satu rumah kerabatnya, sempat berusaha melarikan diri ketika mengetahui kedatangan pihak kepolisian.

“Pelaku berusaha kabur lewat pintu belakang rumah dan mencoba melakukan perlawanan, sehingga diberikan tembakan peringatan ke arah atas sebanyak 3x dan berhasil mengamankan Abd Nasir Umar alias Dado,” tuturnya.

Ananda menjelaskan, bahwa pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul wajah secara berulang-ulang kali, kemudian melempar batu dan memukul kepala serta kaki korban dengan mengunakan besi.

“Kedua anak korban tak luput dari penganiayaan yang dilakukan pelaku dengan menggunakan besi. Kemudian pelaku kabur ke Polman,” terangnya.

Lanjut Ananda, motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban, lantaran kata Ananda, pelaku sakit hati kepada korban diduga istri pelaku menpunyai hubungan asmara dengan korban selama 3 tahun terakhir ini.

Dalam kurung waktu 3 bulan terakhir, kata Ananda hubungan antara pelaku dengan istrinya tidak harmonis lagi. Selalu terjadi perselisihan yang menyebabkan istrinya kabur dari rumah. Dan diduga korban yang menyembunyikan istri pelaku. Sementara pelaku pernah mendapati istrinya dengan korban.

“Sehingga kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia, diduga karena motif asmara,” pungkasnya.

Saat ini pelaku telah berada di Mapolsek Panakukkang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis : Illank

Leave a Reply