


RAPORMERAH.CO BANGGAI – Sangat disayangkan, bangunan megah Puskesmas Tataba di Desa Labasiano tidak memperhatikan fasilitas mobil Ambulance bagi masyarakat kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.
Mirisnya, ketika masyarakat yang butuh pelayanan prima, ternyata hanya menjadi impian palsu di mata masyarakat.
Ibu Ida, salah satu warga Desa Tataba yang ditemui media, merasa prihatin atas fasilitas mobil ambulance yang tak berfungsi untuk membawa pasien ke Puskesmas. Ironisnya Ambulans dalam keadaan tak memungkinkan.
“Saya pasien dari desa Pelling Lalomo, terpaksa harus melahirkan dirumah karena Ambulans tak mampu menjemput kami”, ungkapnya lesuh
Beruntungnya, dalam situasi genting seperti itu, masih disempatkan untuk dibantu dalam proses melahirkan.
” Untung ada dokter Yasmin,(Dokter Bidan) yang saat itu membantu proses lahiran saya”, ungkapnya pada media.
Di tempat terpisah, beberapa Kepala desa yang ada di kecamatan Buko juga ikut keluhkan rusaknya ambulans Puskesmas Tataba. Aswan, Kades Leme-Leme Bungin mengungkapkan keluhannya.
“Kami harap Ambulance diutamakan untuk membawa pasien ke puskesmas, hal ini karena banyak nyawa yang diperhaturhkan dalam kondisi genting, seperti kasus Bu Ida salahsatunya”.
Kades juga berharap agar ada perhatian khusus dari pemerintah daerah kabupaten banggai kepulauan khususnya Dinas kesehatan kabupaten banggai kepulauan ujarnya.
Peliput : Tommy TB | Editor : Akbar
Leave a Reply