


RAPORMERAH.CO, MAKASSAE – Diary Of Queen menjadi tema saat Lounching buku yang di gelar di salah satu cafe di daerah Todupuli V Makassar. Senin 30/10/2017 malam.
Acara tersebut, turut hadir beberapa Sastrawan lokal ternama, dalam sambutannya, Tiwi sapaan akrab Pratiwi mengungkapkan dalam penulisan buku kedua yang berjudul “Diary of Queen” menyita waktu hingga tiga bulan lamanya, dikarenakan bertepatan dengan Skripsi yang dikerjakannya.
“Buku ini (sambil menunjukkan buku keduanya) sy buat bersamaan dengan pembuatan skripsi yang sebagai mahasiawa harus pula diselesaikan tepat waktu” ungkapnya.
Lanjutnya, Dirinya juga mengaku bahwa dalam buku kedua nya, cukup banyak falsafah hidup yang ia torehkan agar menjadi pesan pada pembaca bahwa kesederhanaan dalam hidup sangat perlu, melihat kondisi remaja hari ini penuh dengan kacamata mewah.
Salah satu narasumber, Rahmi Chaer mengungkapkan bahwa dalam buku Diary of Queen ini (pratiwi) menulis dengan lugas dalam menyampaikan etika didalam estetika tulisan, mengunggah pesan yang sangat tegas tentang kepiawaian adab dalam konteks kekeluargaan yang patuh, dan ketulusan yang tetap menyatu disetiap fase hidup.
“Pratiwi berhasil menyatukan dua elemen normatif kontemporer-moderen budaya perjodohan tanpa saling menindih”, ungkap Rahmi di penutupan acara.
Penulis : Nawan
Leave a Reply