PT Glory Sukses Makmur Tabrak Aturan Pemerintah Soal Pengupahan

Foto : RPM

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – PT. Glory Sukses Makmur yang berkantor di Jl. Malengkeri No. C.2 Dinilai Tabrak Aturan Perundang Undangan dan Penetapan UMK Makassar yang berlaku tahun 2017. Rabu (16/10/2017).

Pelanggaran yang dilakukan PT. Glory Sukses Mamur dalam mengupah Buruh di nilai terlalu berlebihan, Pasalnya salah seorang buruh bernama Elisabet Asliana mengaku hanya mendapat Upah dari PT. Glory Sukses Makmur Sebesar Rp. 1.250.000 perbulannya.

Memurut Elisabet, selama dirinya di pekerjakan Oleh PT. Glory Sukses Makmur di Rumah Sakit Ananda,  gaji yang diterimanya Sebesar Rp. 1.250.000 per bulan dinilai tidak mencukupi untuk keperluan dan kehidupan sehari – hari.

” Saya di gaji Oleh PT. Glory Sukses Makmur Rp. 1.250.000 perbulannya itu tidak mencukupi dan saya bekerja sebagai Clening Servis Di Rumah Sakit Ananda” ungkapnya

Selain dirinya, Elisabet juga mengaku bahwa masih ada beberapa temannya juga yang bernasib sama dirinya dengan fgaji di bawah UMK/UMP.

Pemberian Upah Rp. 1.250.000 tersebut, tentunya sudah tidak sesuai dengan UMK Makassar tahun 2017 yang di berlakukan, serta berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Penetapan UMK 2017 harus sesuai dengan PP Nomor 78 Tahun 2015.

Selain itu rekomendasi dewan kota makassar yang disetujui walikota makassar, dengan surat keterangan Nomor: 560.568 / 1293 / XI / 2016. dari 1 Januari kota makassar UMK meningkat Rp. 2.504.500 atau dengan kata lain meningkat sebesar Rp. 190.875, atau 8,25% dari MSE. 2016.

Sementara itu Auner PT. Glory Sukses Makmur, Hendrik yang di konfirmasi di ruangannya, menurutnya pemberian Upah kepada buruh senilai Rp. 1.250.000 sudah sesuai dengan kontrak kerja antara buruh dan perusahaan yang di pimpin nya.

Selain itu dirinya mengaku bahwa perusahannya hanya mengacu pada  perjanjian, karena dalam hal ini bekerja dengan perjanjian yang dalam artian kontrak dengan clien kami, jadi kalau mau cari tau silahkan pertanyakan kepada Rumah Sakit, karena anggaran tersebut dari sana,” tuturnya. (TIM)

Related Post