


RAPORMERAH.CO, MORUT – Dua warga desa Wawopada sekitar pukul 13.00 kamis 21/09, ditemukan tenggelam sudah tak bernyawa, masing-masing bernama Alam Gabriel (14) siswa SMP II Lembo dan satunya lagi Delisa Ranuntu (30).
Kedua warga tersebut ditemukan meregang nyawa akibat tenggelam disungai Pu’awu didesa wawopada, TKPnya tak jauh dari pos palang buka tutup proyek pelebaran jalan Beteleme-Tomata, tepatnya dipemukiman kampung kecil yang hanya dihuni sekitar 5 kepala Keluarg namanya Betania.
Menurut saksi mata teman korban, yaitu Alex dan Valen sama-sama siswa kelas dua SMPN II Lembo, awaknya mereja berempat bermaksud ketempat wisata panapa, karena libur, menurut Alex, mereka berempat menggunakan motor, dirinya berboncengan dengan valen, sementara korban naik motor sendiri, satu lagi temannya Aswin juga naik motor sendiri.
Setibanya dipanapa, alex mencuci motornya, korban dan aswin duduk diatas motor menggung, Sesudah dari panapa kami berempat menuju ke pos palang yang dihiasi deretan warung-warung makan. Kata Alex saat dihadapan polisi, saat dimintai keterangan dipuskesmas Beteleme seputar kejadian yang tragis itu yang menelan dua korban.
Dari pos palang Tiba-tiba Alex ingin buang air besar, ia menuju kejampung kecil Betania, korbanpun ikut.
Sementara saat dua tengah duduk diatas batu untuk buang air besar, korban lalu membuka baju turun kesungai yang tengah berkeruh, namun beberapa lama korban tiba-tiba tidak muncul lagi iapun gelisah, jangan-hangan rekannya Alam Gabriel tenggelam, kaya Alex.
Melihat korban menghilang dan tidak muncul dipermukaan sungai, iapun lalu meminta tolong, datanglah seorang warga diketahui bernama Delisa Ranuntu (30) untuk membeti pertolongan, namun naas Delisapun termasuk kedalam lubang tempat Alam Gabriel tenggelam.
Melihat kejadian ini, warga yang sudah berada di TKP, langsung melaporkan kejadian ke Polsek Lembo, kemudian Kapolek AKP. A. Rapar langsung menuju TKP bersama sejumlah anggota, bergabung bersama warga dan beberapa orang Babinsa untuk mencari korban.
Namun tidak berhasil, Polisi dan wargapun meminta bantuan kepada PT. TMJ untuk menurunkan alat berat excavator, untuk menggali dan mengalihkan arus air agar lubang tempat korban tenggelam bisa terlihat, Setelah excavator berhasil mengalihkan arus, korban terlihat tengah berada dalam lubang sudah tak bernyawa.
Polisi bersama warga langsung mengevakuasi kedua korban untuk dibawa ke Puskesmas Beteleme, Korban Alam gabriel anak kedua dari tiga bersaudara jasadnya dilarikan kr Puskesmas bersama korban Delisa Ranuntu untuk di Visum, lalu keduanya dijemput oleh masing-masing keluarga untuk prosesi pemakaman.
Peliput : Pamor
Leave a Reply