Terkait Aksi Demo APPB, Anggota DPRD Polman Ini Angkat Bicara

RAPORMERAH.CO POLMAN -Terkait aksi demo Aliansi Pemuda Pemerhati Birokrasi ( APPB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang menuntut kebijakan Gubernur Sulbar telah melantik Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) beberapa waktu lalu .

Ketua komisi I DPRD Polewali Mandar Jamar Jasin Badu yang juga mantan sekretaris tim koalisi parpol ABM – ENNY Polewali Mandar angkat bicara memberikan tanggapan terkait kebijakan Gubernur Sulbar.

Jabar JB mengatakan Apa yg dilakukan oleh APPB merupakan hal yang bagus tetapi akan lebih bagus dan arif bila nawaitu itu diwujudkan secara dialogis karena slogan Pemerintahan Sulbar yakni Malaqbiq yg mungkin dapat diartikulasikan membangun.

Membangun Pemerintahan yang bersih, terpercaya dan dinamis, yang tentu saja Pemprov harus selalu mendengar, melihat, dan memperhatikan OPINI yang sedang berkembang di masyarakat Kita , dengan demikian roda penerintahan kita selalu seiring, senafas, sejalan dengan masyarakat kita. nah kalau ini berjalan pasti pemerintahan kita kuat dan ujung – ujungnya sukses melaksanakan semua program yg telah terencanakan dengan baik.

Lebih lanjut apa yang dilakukan oleh anak – anak Sulbar ( APPB ), menurtnya hal yang perlu diapresiasi , tapi lebih bagus ketika ini dibangun dengan Dialogis dengan Gebernur dan Wakil Gubernur karena kita tidak ingin ada kesan Politis , apalagi dengan menggerakkan massa dan media elektronik dan cetak .

Yang dibutuhkan wajah Sulbar saat ini adalah harus berupaya meningkatkan kualitas komunikasi politik dan komunikasi Birokrasi dengan benar – benar mempelajari berbagai kebijakan dalam regulasi , sehingga kita memberi masukan yang punya dasar kuat , bukan terkesan apa adanya, inovasi , kreatifitas , tiap progres yang dilakukan benar- benar memberi gambaran yg Edukatif dan arif.

“Saran saya kepada Gubetnur dan Wakil Gubernur Sulbar agar dapat membuat wadah atau group discuss semacam ILC, biar kita pemuda tokoh masyarakat, tokoh agama dan lain – lain lebih cerdas. dengan membangun jembatan komunikasi itu , yang sudah pasti ada faedahnya Terang Jamar JB , Lebih lugas Jamar melanjutkan ada dua komunikasi yang sering buntuh dalam roda pemerintahan di era Reformasi ini yakni Komunikasi Politik dengan mengedepankan Dialogis dan Komunikasi Birokrasi dengan memastikan pelayanan yg terbaik pada masyarakat tanpa membeda – bedakan status..

Pemerintahan ini sedapat mungkin dapat membawa rasa keadilan dan kami juga menyakini seorang yg bernama ABM itu selalu dapat menerima masukan dan sangat Demokratis , beliau tentu sangat mau menerima masukan yang sifatnya Kritikan Solotif .

 

Peliput. : Yuni
Editor. : Akbar

Related Post