Waspada, Seorang Siswi SD di Makassar Nyaris Jadi Korban Penculikan

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Bocah 9 tahun diduga nyaris menjadi korban penculikan oleh sekelompok pria tak dikenal di Jalan Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kamis (12/9).

Korban inisial AS berusia sembilan tahun yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) ini berhasil kabur dari pria yang menculiknya. AS ditemukan warga sekitar dan pihak Polsek Rappocini di salah satu rumah kosong di Jalan Cokonuri, Rappocini, Kota Makassar, Sulsel.

“Kita mengamankan seorang anak diduga jadi korban penculikan. Dan anak itu sudah kita bawa ke Mapolsek dan berkoordinasi dengan Polsek Manggala,” kata Kapolsek Rappocini, Kompol Supriyadi Idrus, Jumat (13/9/2019).

Peristiwa penculikan ini bermula sekitar pukul 12.00 Wita, saat AS akan berbelanja di warung dekat rumahnya. Kemudian tiba-tiba ketemu dengan pria yang tidak dikenalnya lalu diajak naik ke atas sepeda motor.

Tetapi, AS saat itu sempat menolak, sehingga pria itu kemudian langsung menarik AS dan naik ke atas sepeda motor miliknya lalu dibawa pergi. Di Jalan Nipa-nipa Antang, pria ini tiba-tiba menghentikan sepeda motornya lalu memindahkan AS ke mobil bak terbuka dan disimpan pada bagian belakang.

Mobil tersebut tertutup tenda warna biru bagian belakang tersebut ditumpangi lima orang pria yang tidak dikenal. Dalam perjalanan, sekelompok pria ini memberitahukan AS bahwa ia akan dibawa ke kantor ayahnya untuk ambil buah-buahan.

“Sepanjang perjalanan korban ini sempat mendapatkan kekerasan berupa tamparan, sehingga korban hanya diam dan ketakutan,” tambahnya.

Pada saat berada di jembatan Jalan Borong Raya, AS kembali diturunkan dari mobil tersebut dan dipindahkan ke kendaraan sepeda motor awal tadi.

Setelah dari situ, korban dibawa ke sebuah rumah kosong yang berada di Jalan Cokonuri, Kecamatan Rappocini Makassar.

“Saat berada didalam rumah kosong itu, pelaku sempat memberitahukan kepada korban bahwa ia keluar untuk membeli minum. Jadi, korban saat itu sendiri dan memanfaatkan untuk kabur lalu pergi ke salah satu rumah warga untuk minta tolong,” bebernya.

AS bersembunyi ke rumah warga yang tidak jauh dari lokasi penyekapan. Kemudian dia menceritakan apa yang dialaminya itu. Sehingga, warga langsung memberitahukan kepada petugas setempat dan juga Polsek Rappocini Makassar.

Dan saat petugas berhasil mengamankan AS, kemudian dilakukan pencarian terhadap pelaku tapi sudah tidak ada di lokasi dan kemungkinan telah kabur.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk dilakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian tersebut. Sementara korban sendiri juga telah dijemput oleh orang tuanya,” tutupnya.

(Mir/Azr)

Leave a Reply