Appi-Cicu Keok Lawan Kolom Kosong Jadi Sejarah Demokrasi Indonesia

Rapormerah.co,Makassar-  Setelah mengetahui hasil perhitungan cepat (quick count) beberapa lembaga survei pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Makassar yang mengumukan bahwa kotak kosong unggul dari pasangan calon tunggal Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu)

Kediaman Danny Pomanto di Jl.Amrullah di banjiri ratusan relawan dan pendukung untuk merayakan hasil kemenangan kotak kosong.

Dani didampingi wakilnya Indira menyatakan perjalanan panjang penuh liku-liku, fitnah serta yang semua ia lakukan hari ini Allah membalasnya, ucap Dani

Danny juga menyebutkan bahwa unggulnya kotak kosong dari calon tunggal dari Kota Makassar merupakan sejarah baru di Indonesia. Pilkada untuk skala kota besar, baru kali ini ada calon tunggal dikalahkan oleh kotak kosong.

“Kota Makassar cetak sejarah baru di Indonesia, calon tunggal kalah dari kotak kosong. Untuk skala kabupaten, pernah ada kotak kosong kalahkan calon tunggal di Maluku,” tuturnya.

Dengan keunggulan kotak kosong di Pilkada serentak 2018, lanjut Danny, Makassar kembali akan menggelar pemilihan wali kota dan wakil wali kota pada pilkada selanjutnya di tahun 2020

Pada pilkada Makassar ini, Danny juga melakukan perhitungan suara secara real count. Menurut perhitungannya, di seluruh TPS di Kota Makassar telah menyatakan kotak kosong menang.

“Real count saya lakukan karena semua TPS sudah ada hasilnya. Semua TPS sudah ada hasil perhitungan suaranya.Baik real count yang saya lakukan dan quick count yang dilakukan beberapa lembaga survei sama menyebutkan bahwa kotak kosong unggul dengan angka 53 persen dan 46 persen untuk calon tunggal,” tegasnya.

Penulis: CR1

Related Post