RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Novy Pantarianto mengemukakan dampak gempa Banten dengan kekuatan 7,4 Skala Richter, sejauh ini tidak menimbulkan kerusakan terhadap alat navigasi, Jumat (2/8/2019).
“Namun demikian, seluruh penerbangan di Bandara Soekarno Hatta mengalami penundaan di sejumlah daerah tujuan dan pengecekan landasan pacu masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada keretakan,” kata Novy Pantarianto.
Novy Pantarianto menyebutkan, jumlah penerbangan mengalami penundaan itu sejauh ini ada 70 penerbangan meliputi keberangkatan dan kedatangan.
“Penundaan tersebut, akan terjadi hingga beberapa waktu mendatang. Karena tim inspeksi AirNav Indonesia masih terus melakukan pengecekan atas kealyakan runway Bandara Soekarno Hatta, sebagai upaya untuk memastikan tidak adanya keretakan pada landasan pacu,” ungkapnya.
Selain itu juga, kata Novy, sejauh ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah bandara alternatif untuk pendaratan dalam pengalihan penerbangan bagi pesawat yang hendak menuju Bandara Soekarno Hatta.
Seperti Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin yang ada di Palembang, Bandara Kerta Jati di Jawa Barat.
“Ini bandara untuk pengalihan penerbangan dalam pendaratan sementara pesawat,” pungkasnya.
(Mir/Azr)