RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Pengamanan unjuk rasa di Makassar kini dipertebal dengan melibatkan tiga satuan setingkat kompi (SSK), disiagakan di depan gedung DPRD Sulsel dan di sekitaran Fly Over.
Pasukan ini akan bergabung dengan 2500 personel Polda Sulsel, sebelumnya sudah disiagakan untuk pengamanan aksi unjuk rasa menolak revisi UU KPK dan RKHUP.
Pengamanan unjuk rasa ini terus disiagakan oleh pihak kepolisian di sekitar DPRD Sulsel dan Fly Over dengan 2500 personel untuk menjaga aksi unjuk rasa mahasiswa.
“Kini pengamanan ditambah dengan melibatkan 3 SSK atau 300 personel TNI baik dari Angkatan Darat, Laut dan Udara,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, Selasa (1/10/2019).
Kapolrestabes Makassar menerangkan, jika penambahan anggota TNI ini sifatnya untuk membackup personel kepolisian yang bertugas dibagian depan.
“Terkait pola pengamanan masih tetap dalam dengan pola pengamanan sebelumnya dilakukan. Masih menggunakan kawat berduri dibagian depan kantor DPRD Sulsel,” terangnya.
Pihak kepolisian juga menyiapkan kendaraan taktis seperti water canon untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolrestabes Makassar juga menghimbau kepada seluruh pengunjuk rasa untuk tetap menyampaikan aksinya dengan baik dan santun.
“Kita mengajak mahasiswa untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan Kota Makassar,” pungkasnya.
(Ibl/Azr)