


Palu | Pemandangan berbeda terlihat di tengah gelombang aksi demonstrasi di Kota Palu. Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, hadir langsung di tengah massa untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa, Senin (1/9/2025)
Kehadiran keduanya dinilai memberi pesan kuat, bahwa aspirasi masyarakat bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan didengar dengan hati terbuka. “Ini menjadi cermin kepemimpinan yang humanis, pemimpin yang tidak berjarak, yang memilih menyapa ketimbang menghindar,” ujar salah satu peserta aksi.
Sikap tersebut disambut positif oleh mahasiswa. Mereka menilai langkah Hadianto dan Imelda menunjukkan bahwa perjuangan mahasiswa direspons bukan dengan tembok birokrasi, melainkan dengan jabat tangan, senyum, serta keberanian pemimpin untuk hadir bersama rakyat.
Gestur sederhana itu dianggap sarat makna. Kota Palu, menurut pengamat, memiliki pemimpin yang tidak hanya duduk di kursi pemerintahan, tetapi juga berdiri di tengah rakyatnya membawa wajah kepemimpinan yang elegan, bersahabat, dan patut diteladani.
(Aditya)
Leave a Reply