RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Pasca dilantik para Ketua RT Se kota makassar disodorkan surat untuk Ditanda Tangani dengan isi surat terformat permohonan permintaan fasilitas Handpone Android ke Camat Masing-masing wilayah.
Salah satu RT terpilih di Kecamatan Mariso yang enggan disebutkan namanya, menolak bertanda tangan pada surat yang disiapkan kecamatan, malah RT tersebut mengganti isi surat yang disodorkan kepadanya dengan tulisan tangan.
Dari isi surat bertulis ‘Kami bermohon untuk diberikan’ diganti dengan kata ( Janji Diberikan ) dan ditambahkan lagi kata ” Kami dijanjikan dari Walikota Bukan kami yang meminta memohon” Serta di perihal surat yang Tertuliskan ” Permohonan” diubah oleh RT dengan kata ” JANJI WALIKOTA”.
“Kenapa begini na kita dijanji kenapa kita yang disini memohon hp” Ucap RT setelah mengubah isi surat yang dia dapatkan.
Selain Isi surat yang berisi permohonan, surat tersebut juga dianggap janggal, Dimana tanggal pada surat tertera Tanggal 24 Agustus 2017, jadi surat tersebut seolah dipaksakan sebab pelantikan RT RW dilakssanakan setelah tanggal surat yang ada serta pada aturan surat resmi harus memiliki nomor surat sedang beberapa surat yang ditemukan semuanya tidak memiliki nomor surat.
Ini sebuah keanehan dimana para RT dan RW jauh sebelum pemilihan RT RW telah dijanjikan oleh Walikota akan diberikan fasilitas android kepada mereka yang nantinya terpilih sebagai RT dan RW, Namun dilapangan telah ditemukan surat permohonan yang berirama RT yang bermohon untuk diberikan fasilitas yang telah dijanjikan oleh Walikota.
Diketahui, Pada pelantikan RT,RW Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah memberikan Hp Android secara simbolis kepada pewakilan Ketua RT.
“Semua smartphone yang kami bagikan kepada para Ketua RT itu untuk mempermudah pelayanannya kepada masyarakat,” ujar Danny — sapaan akrab Ramdhan Pomanto– di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (27/8) seperti dilansir Antara.
Danny juga berjanji setelah seluruh ketua RT di Makassar diberikan ponsel, para ketua RW juga akan dibagikan barang yang sama.
“Penyerahannya bertahap. Kita tuntaskan dulu ketua RT dan setelah itu ketua RW-nya juga akan langsung diberikan. Semuanya pasti dapat karena anggarannya sudah disetujui dewan,” katanya.
Menyikapi kejadian tersebut ketua Bapilu PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Sulsel, Rizal Syarifuddin menanggapi ” Kalau saya, Apapun kebijakan pemerintah kota, dibawah kepemimpinan pak dani harus hati hari mengambil kebijakan terkait aparatur sipil maupun terhadap publik,” Jelas Rizal Via Watsapp.
“Tatakelola pemerintahan yang baik akan menghasilkan pemerintahan yang kuat dan bersih,” Tutup Rizal.
Peliput : Thamrin | Editor : Ikha