


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Setelah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Makassar melakukan aksi kompoi.
Aksi kompoi yang dilakukan siswa SMK ini banyak yang tidak menggunakan pelindung kepala (helm), bahkan ada yang sampai berboncengan tiga orang. Tentunya hal ini aturan dalam berlalu lintas.
Akibatnya, siswa SMK Muhammadiya Bontoala, bernama Fadli (17) rela melawan arus untuk menghindari anggota polisi lalu lintas yang berada di Jalan Urip Sumohardjo Makassar.
Fadli bersama rekan wanitanya terpaksa melawan arus untuk menghindari kejaran polisi. Tetapi sayang akhirnya ia tak berdaya setelah terjebak ditengah kemacetan dan digiring ke samping kantor Gubenur Sulsel untuk diinterogasi.
“Kita sedang pengaturan arus Lalin, dari kejauhan sudah terlihat siswa ini tidak menggunakan helm, kita ingin memberikan pengarahan tetapi ia melarikan diri dan melawan arus, sehingga kita kejar,” kata Anwar sambil ngos-ngosan saat ditemui, Kamis (5/4/2018) sore.
Lanjut Anwar, awalnya siswa ini ada dua motor tetapi satu berhasil kabur. Siswa yang melanggar ini langsung diberi sanksi penilangan dan kendaraannya akan diamankan ke Polrestabes.
“Kendaraannya kita amankan di Polrestabes dan memberikan efek jerah kepada siswa-siswa yang lainnya. Kita juga langsung tilang,” pungkasnya.
Penulis : Illank
Leave a Reply