


RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Kapal Motor (KM) Lestari Maju mengalami kebocoran di Perairan Selayar saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 13.40 Wita.
Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono mengatakan, bahwa kapal Lestari Maju sengaja dikandaskan saat mengalami kebocoran dibagian lambung kiri kapal.
“Kapal Lestari Maju sengaja dikandaskan, memang kondisi kapalnya sebelum berangkat sudah rusak, karena kapal tersebut sudah tua. Namun saat mengalami kebocoran kapal diarahkan ke tempat relatif lebih dangkal, sehingga posisinya sekarang kandas,” kata Soni Sumarsono saat memberikan keterangan persnya, sesaat lalu.
Soni menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia kapal Lestari Maju ada 19 orang. Sementara korban meninggal dunia dan luka sudah berada di RSUD KH Hayung dan Puskesmas Bonto Ma’tene Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Laporan yang masuk tadi sekitar pukul 21.30 Wita 19 orang meninggal dunia. Ada Di RSUD KH Hayung sebanyak 17 orang dan Puskesmas Bonto Ma’tene ada 35 orang. Jadi yang dirawat ada 20 orang, selebihnya sudah pulang,” bebernya.
Lanjut Soni, untuk saat ini di RSUD KH Hayung ada 17 orang yang dirawat diluar dari 19 orang yang meninggal.
“Info saat ini pihak kepolisian bersama Basarnas terus dilakukan walapun sudah malam dan ombak juga sangat tinggi. Sementara dikapal yang kandas masih ada 50 orang yang membutuhkan segera evakuasi, sehingga itulah evakuasi terhadap korban tidak dapat ditunda,” sambungnya.
Selain itu, kata Soni, diatas kapal Lestari Maju juga terdapat 48 kendaraan bermotor terdiri dari 18 unit roda dua, 14 unit roda empat, dan ada juga 8 unit kendaraan golongan lima serta 8 unit kendaraan golongan enam.
“Salah satu mobil yang korban adalah mobil pengangkut uang Bank Sulselbar sebesar Rp.30 miliar. Tentunya pemerintah provinsi juga konsen dalam hal ini dan uang tersebut akan digunakan membayar ASN Pemkab Selayar,” pungkasnya
Penulis : Illank
Leave a Reply