L-Kompleks Bongkar ‘Borok’ Oknum Pejabat Sulteng dalam Dugaan Kongkalikong Tender SMA 1 Palele Barat

Material CV Bintang Jaya Mandiri di Lokasi SMA 1 Palele Barat

RPM – Palu | Bola Panas Temuan Lembaga Komunitas Peduli Lingkungan Ekonomi Sosial (L-Kompleks) atas dugaan Kongkalikong dan Gratifikasi Proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diadikbud) Sulawesi Tengah (Sulteng) teru menggelinding.

L-Kompleks buka-bukaan soal sepakterjang oknum pejabat dan beberapa oknum yang terlibat dalam kongkalikong proyek Pembangunan SMA 1 Palele barat yang ada di Disdikbud Sulteng tersebut.

“Ada Pejabat inisial R, ada ULP Inisial AG ada Oknum FT yang selaku pemilik paket, ada M selaku pencari kontraktor dan ada RA serta RF dari CV Bintang Jaya Mandiri yang di set memenangkan tender” Jelas Sekjend L-Kompleks Ruslan Angkel, saat ditemui media di salah satu cafe di bilangan Jakarta Selatan, Senin (14/8/2023).

L-Kompleks, menerangkan secara rinci kepada awak media soal alur dan peran masing masing terduga yang berperan dalam dugaan pengkondisian tender pembangunan sekolah yang berlokasi di Kabupaten Buol itu.

“Sesuai pres rilis awal kami bahwa kuat dugaan ada pejabat didalam praktek kotor ini, dan itu terbukti dengan temuan kami yang berupa bukti percakapan dan bukti lainnya yang tidak mungkin dapat disangkal” kata Ruslan.

“Yang lebih parah lagi, kemarin kan kami sengaja tidak mau sebut jika, oknum pejabat inisial R ini mengatur tender saat tengah menjalankan ibadah haji, kami hanya sebut di luar kota dan fakta hasil wawancara teman teman media hasilnya dia mengelak tidak tahu dan sedang naik haji, di bukti percakapan dan yang lainnya juga demikian dan Oknum R ini intens komunikasi dengan perusahaan yakni RA dari tanah suci ” tegas Angkel sapaan akrab Ruslan.

Selain itu, L-Kompleks juga mengungkap soal oknum FT yang mengaku sebagai pemilik paket yang atas temuannya lagi ternyata merupakan oknum yang memang dekat dengan beberapa pejabat di Sulteng namun pasca berita temuan L-Kompleks ramai, oknum FT bak hilang ditelan bumi.

“Dari beberapa saksi yang kami temui, Si FT ternyata dekat dengan pejabat dan oknum pejabat inisial R pun demikian, itu juga dapat dilihat dari unggahan Facebook milik FT yang tampak akrab, tapi setelah ramai akun Facebook FT ternyata telah di tutup, jadi ada apa ya” ungkap Angkel sembari tertawa.

Sebelumnya oknum pejabat yang ada dalam temuan L-Kompleks di konfirmasi media via Watsapp Kamis, 10 Agustus 2023, mengatakan tidak mengetahui soal temuan itu dan sedang tidak berada di Indonesia.

“Saya tidak di Indonesia, saya tidak tau soal itu saya lagi Haji, saya haji dari tanggal 16 Juni sampai 21 Juli” jawabnya Via Watsapp kepada media.

Diketahui, tender yang di menangkan oleh Bintang Jaya Mandiri merupakan paket proyek yang ada di Disdikbud Sulteng yakni pembangunan gedung SMA Negeri 1 Palele Barat Kabupaten Buol yang menggunakan anggaran DAK senilai 3.1 Miliar Rupiah.

(ADR)

 

 

 

Related Post