Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Lokasi Kecelakaan Bus Bintang Prima

Polisi bersama warga evakuasi mayat perempuan yang mengapung di Sungai Pute Kabupaten Maros, (Foto/ist)

RAPORMERAH.co, MAROS – Bus Bintang Prima dengan nomol polisi DD 7256 RP, melaju kencang menghantam pembatas jembatan Sungai Pute yang berada di Jalan Poros Trans Sulawesi, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Gowa, Minggu (11/03/2018) sekitar pukul 04.00 Wita.

Akibatnya, bus tersebut nyaris saja masuk kedalam aliran sungai dan belasan penumpang bus Bintang Prima jurusan Luwu Utara-Kota Makassar harus dievakuasi melalui jalur pintu supir berada disebelah kanan.

“Waktu saya tiba, penumpangnya sudah dievakuasi menggunakan bus yang melintas, mereka keluar melalui bagian pintu supir yang jalurnya aman, karena jika melihat kondisinya tersebut, dua pintu bagian kiri mustahil digunakan karena dibawahnya langsung sungai,” ujar salah satu warga Zagitanank.

Namun, berselang beberapa setelah peristiwa kecelakaan tersebut. Pihak Lantas Polres Maros menerima laporan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang mengapung di Sungai Pute.

Mayat yang diketahui identitasnya bernama Moeljo Fitri Wismadianita (43) yang berasal dari Ketintang Timur, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya. Namun jenazah tersebut belum dapat dipastikan sebagai penumpang dalam bus Perusahaan Otobus (PO) Bintang Prima dari Lutra ke Makassar.

Kepala Satuan Lantas Polres Maros, AKP Sulaeman menuturkan, bahwa pihaknya belum dapat memastikan, apakah korban merupakan penumpang bus Bintang Prima atau bukan. Pasalnya, polisi masih terkendala pada pemeriksaan saksi.

“Mayat perempuan yang ditemukan tewas di sungai itu dari KTP yang ditemukan bernama Moeljo Fitri Wismadianita dari Surabaya. Dia ditemukan setelah bus Bintang Prima kecelakaan, namun kita belum bisa memastikan dia salah satu penunpang bus atau bukan” pungkasnya.

Penulis : Illank

Related Post