


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Penundaan laga final leg kedua Piala Indonesia antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta membuat kekecewaan mendalam seluruh penikmat sepakbola di seluruh Indonesia.
Alasan penundaan laga tersebut, menurut PSSI bahwa kondisi dan situasi di Kota Makassar tidak kondusif untuk melaksanakan pertandingan yang akan disaksikan seluruh penikmat sepakbola di Indonesia.
Termasuk, penonton dan supporter PSM Makassar yang telah membeli tiket pertandingan tersebut dan juga telah memenuhi Stadion Andi Mattalatta.
CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin yang menyampaikan penundaan laga tersebut menegaskan, bahwa saat tim Persija Jakarta melakukan latihan resmi, setelah itu dalam perjalanan menuju ke hotel bus yang ditumpangi pemain Tim Macan Kemayoran tiba-tiba dilempari batu sehingga bus itu mengalami pecah kaca disisi kiri bus.
“Dengan kejadian tersebut, dianggap penonton dan stadion tidak kondusif untuk melangsungkan partai final. Apa pun yang terjadi pada dunia sepakbola Indonesia pengamanan dilipatgandakan menjadi empat kali lipat. Kita menjamin seluruh keamanan tim Persija Jakarta. Tidak ada satupun yang dapat menyentuh seluruh pemain Persija,” kata Munafri.
Bahkan, lanjut Appi sapaan akrabnya, pihaknya telah membuat rencana pengamanan yang sangat luar biasa dengan pihak kepolisian untuk tim Persija.
“Bapak Kapolrestabes Makassar dan PJ Walikota Makassar berdialog dengan tim official Persija untuk tetap melaksanakan pertandingan final. Kita juga sudah meminta ke pihak Persija untuk tetap melangsungkan pertandingan ini, tetapi karena alasan tidak kondusif dan pihak PSSI juga hadir sehingga diputuskan pertandingan ini ditunda,” terangnya.
“Dan diminta untuk mencari tempat. Tetapi saya katakan kalau pertandingan ini ditunda dan diselenggarakan di tempat lain, maka PSM tidak akan ikut lagi dalam pertandingan,” tegasnya.
Appi juga meminta kesabaran para penonton dan suporter untuk berbesar hati untuk administrasi bagi penonton yang memiliki tiket.
(Mir/Azr)
Leave a Reply