


RAPORMERAH.CO, MAKASSAR -Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) memberikan perhatian khusus kepada seorang anak perempuan berumur 10 tahun berinisial FT yang akan dijual oleh bapak kandungnya.
Ayah korban yang berinisial AD hendak memberikan anak perempuannya kepada seseorang yang telah memberinya sejumlah uang digunakan untuk modal usahanya.
Kabid Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak P2TP2A, Achi mengatakan dari pengakuan korban bapaknya sering melakukan tindakan kekerasan kepada anak perempuannya sehingga korban lari menyelamatkan di rumah tetanggannya.
“Korban tidak mau pulang ke rumah bapaknya karna suka dipukul, selain itu korban dilarang menangis dan dilarang mengadu kepada orang lain,”kata Achi saat ditemui di kantor Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jalan Anggrek, Rabu (20/9/2017).
Dari informasi yang didapatkan lanjut Achi bahwa ibu kandung korban saat ini tengah berada di daerah Palu.
“Kita akan koordinasikan dengan P2TP2A palu mencari ibu korban,”ucapnya.
Untuk sementara tambah Achi berusaha menghubungi ibu korban di Palu. Sehingga korban masih diamankan di rumah AMAN P2TP2A sambil mengurus kembali pendidikan korban.
“Nenek korban sudah kita komunikasikan sementara bapak korban sepertinya sudah tidak memperhatikan lagi anak perempuannya,”ungkapnya.
FT yang ditemui di kantor P2TP2A terlihat sangat ceria sambil memainkan sebuah gadget, namun korban terlihat masih ada rasa ketakutannya ketika berada di orang banyak dan korban mempunyai cita-cita ingin seorang dokter gigi.
Penulis : Illank
Leave a Reply