Polda Sulsel Musnahkan 5 kg Sabu Hasil Tangkapan Satu Bulan

Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan saat memperlihatkan narkotika kepada Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono dan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti ketika pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Sulsel. (Foto/illank)

Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan saat memperlihatkan narkotika kepada Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono dan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti ketika pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Sulsel | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulsel memusnahkan 5,88 kg narkotika jenis sabu di Mapolda Sulsel, Selasa (22/5/2018) pagi tadi.

Tak hanya itu, Ditresnarkoba Polda Sulsel juga memusnahkan obat daftar G sebanyak 9,555 butir beserta pil ekstasi sebanyak 140 butir yang merupakan akumulasi barang bukti sitaan dari 77 kasus narkoba dan mengamankan 133 tersangka.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono mengatakan, pemusnahan narkotika ini sangat berbahaya bagi generasi muda, karena tidak mengenal lapisan ekonomi, pendidikan, kota dan desa, semua area terkena.

“Dengan diadakan pemusnahan tadi hampir 6 kg dalam 1 bulan sangat berbahaya sekali terhadap generasi muda kita. Maka dari itu mari bersama-sama mencegah itu agar generasi muda kita dapaat diselamatkan,” kata Irjen Pol Umar Septono usai memusnahkan narkotika.

Lanjut jenderal bintang dua ini menuturkan, bahwa pihaknya telah lakukan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk bersama-sama melakukan pengawasan dipelabuhan yang ada di Sulawesi Selatan.

“Kemarin kita sudah minta di Komisi III DPR RI untuk penambahan anjing pelacak, karena anjing pelacak yang ada hanya untuk mengendus bahan peledak dan belum ada anjing yang spesialis mengendus narkoba,” tuturnya.

Mantan Kapolda NTB ini menyebutkan, barang haram tersebut masuk ke Indonesia melalu jalur Malaysia terus ke Medan dan masuk ke Makassar.

“Akan tetapi sebelum masuk ke Makassar, kita kemarin pake pola jemput bola. Jadi kita tangkap jemput duluan di Medan, sementara tersangkanya juga ikut ke Medan untuk mengambil barangnya yang berasal dari China,” ungkapnya.

Meski demikian, Kapolda Sulsel mengaku tak dapat memprediksi berapa kilogram sabu yang masuk ke Sulawesi Selatan atau Makassar dalam satu bulan.

“Akan tetapi sabu yang dimusnahkan tadi itu jika di rupiahkan maka hasilnya ada sekitar Rp 15 miliar,” tutupnya.

Penulis : Illank

Leave a Reply