RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Siswa Sekolah Islam Terpadu IBNU SINA Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Balaikota Makassar jalan Ahmad Yani, Senin, 18/12/2017.
Aksi unras yang di ikuti siswa-siswi sebanyak 250 orang massa di pimpin langsung oleh Suriasmi Ante Pasau (Ketua Komite SMPIT Ibnu Sina) dan Ashari kursia (Ketua Komite SDIT Ibnu Sina), aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperjuangkan kelanjutan pembangunan Sekolah Islam Terpadu Ibnu Sina.
Sekretariat Kesbangpol, Ahmad Namsun menerima perwakilan unras dari SDIT Ibnu Sina tidak lama setelah melakukan aksi, sebanyak 11 orang masuk di ruangan Kesbangpol Makassar.
Zaenal sekalu Koordinator Aksi mengatakan, tentang penghentian pembangunan SDIT Ibnu Sina, Pengunras merasa dalam hal ini yang mengaku keberatan dan mengatasnamakan warga adalah tidak benar tetapi kemungkinan akibat persaingan masalah sekolah. karena dalam proses pembangunan kami mendapatkan tanda tangan dari warga.
“kami sebagai warga disekitar pembangunan merasa tidak keberatan atas adanya pembangunan dari SDIT Ibnu Sina,”ujarnya sekalu perwakilan orang tua murid.
“saya Wakil para siswa SDIT ibnu sina meminta tolong, generasi penerus minta dukungan, dari pada kita menutup tempat generasi penerus lebih baik kita tutup tempat maksiat atau Karaoke,”lanjutnya.
Ahmad Namsun yang menerima keluhan unras mengatakan, hasil dari pertemuan akan diteruskan ke Walikota Makassar selaku penentu kebijakan, dan pemkot akan melakukan analisa dua sisi untuk mendapatkan titik permasalahannya.
“Pihak kami menerima semua keluhan dari masyarakat dan kami akan teruskan kepada Bapak Walikota dan akan di Analisa dari dua sisi untuk bisa diambil suatu keputusan dari pihak pemerintah kota makassar,”umbarnya.
Penulis : Thamrin