Salah Paham, Bentor Vs Ojek Online di Mediasi Polisi

RAPORMERAH.CO, MAKASSAR – Driver ojek online mendatangi Polsek Panakkukang untuk melapor karena merasa terancam saat mengantar penumpang di Perumahan Lili, Jalan Boulevard, Selasa (3/10/2017).

“Kita dapat info dari teman tadi pagi, katanya saat melintas setelah mengantar penumpang di Perumahan Lili, ada seorang penarik bentor yang menegur pelapor yang berinisial P (40) sambil mengasah pisaunya,” kata Arif (27) salah satu rekan seprofesi pelapor, saat ditemui di depan Polsek Panakkukang.

Namun demikian, para driver mengaku tetap khawatir sehingga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

“Kami sekarang hanya sekedar melapor ke kepolisian untuk mediasi agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi, sekaligus mengamankan senjata tersebut,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Panakkukang, Kompol Dodik Susianto, saat ditemui di Polsek Panakkukang mengaku jika sudah memediasi kedua belah pihak.

“Permasalahannya sudah kita mediasi, jadi mereka tidak jadi melapor. Kepala SPK yang langsung ke lokasi untuk memediasi keduanya,” kata Dodik.

Mantan Kapolsek Biringkanayya ini juga menjelaskan saat itu, tukang bentor (terlapor) tidak berniat untuk mengancam driver ojek online. Namun kebetulan, saat tukang bentor tersebut memanggil driver ojek online, ia sementara memegang gergaji kecil.

“Salah paham, tukang bentor itu pegang gergaji kecil sambil dia panggil sopir ojek online itu, makanya dia lari karena takut padahal tidak seperti itu,” tutupnya

Penulis : Ilank

Leave a Reply