


RAPORMERAH.CO | Pandemi Covid-19 di Kota Makassar hingga saat ini belum reda, pemerintah mulai dari tingkat pusat, provinsi sampai ke RT/RW telah berusaha untuk memberikan yang terbaik dengan bahu-membahu bersama seluruh elemen masyarakat agar penyebaran virus Corona dapat terkendali.
Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat yang ada disekitarnya, SMKN 9 Makassar melakukan aksi peduli dengan membagikan masker kepada warga masyarakat pemukiman nelayan Untia hari ini, Kamis (16/04/2020).

Kegiatan yang dikomandoi oleh Abdul Rahman, S.Pd. yang juga merupakan pembina kesiswaan SMKN 9 Makassar ini mendapat tanggapan dan respon yang sangat baik dari masyarakat.
Salah seorang tokoh masyarakat di pemukiman nelayan Bapak Bohari yang ditemui dirumahnya mengatakan, “Masker sekarang ini sangat dibutuhkan oleh semua orang, olehnya itu terima kasih banyak Pak Kepsek dan guru-guru SMKN 9 Makassar atas bantuan maskernya, semoga bernilai ibadah disisi Allah SWT. Beberapa masyarakat yang memperoleh bantuan masker menyampaikan uneg-unegnya, diantaranya Dg. Romo yang menyatakan kita “kamase” ini masyarakat pemukiman nelayan banyak mengalami kesulitan, dilarang ki keluar-keluar karena ada Covid tetapi susah ki karena tidak ada pi bantuan datang, tidak ada tong mi juga air bersih, bagaimana caranya kita arahkan masyarakat untuk selalu cuci tangan, baru tidak ada air, ini salah satu kesulitan kami pak, olehnya itu kami mohon bantuan dan perhatian pemerintah terhadap keberadaan air bersih di pemukiman nelayan ini, dengan logat Makassar-nya yang kental.
Kepala SMKN 9 Makassar, Drs. Muhiding, M.Si menyatakan bahwa kegiatan pembagian masker ke masyarakat pemukiman nelayan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian SMKN 9 Makassar terhadap masyarakat yang ada disekitar sekolah.
Selanjutnya Muhiding mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan Dr. Asnah Baharuddin mantan Kepsek SMKN 9 Makassar, Ibu Asnah ini yang telah banyak membantu dalam hal pengadaan masker yang sekarang sangat sulit diperoleh, lebih jauh Muhiding berkata jangan dilihat dari jumlah dan harganya, tetapi terimalah keikhlasan kami ini dengan hati yang bahagia semoga warga pemukiman nelayan ini terjauh dari pandemi Covid-19 serta kita semua senantiasa sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT, pungkasnya.
Batara / Ril
Leave a Reply