RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Jabatan Bupati Kabupaten Barru akhirnya resmi dijabat oleh Dr.H.Suardi Saleh,M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) mengantikan Andi Idris Syukur di sisa masa jabatan periode 2016-2021, setelah mengucapkan sumpah di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (15/11/2017).
Sebelum mengucapkan sumpah jabatan sebagai bupati, Kepala Biro Pemerintahan Daerah Sulsel Hasan Basri Ambarala membacakan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.73/8516 tahun 2017 tentang pengangkatan bupati dan pemberhentian wakil bupati Barru terhitung sejak masa pelantikan dan diberi gaji pokok, tunjangan jabatan dan tunjangan lain sebagai bupati.
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menuntun melaksanakan sumpah disaksikan oleh sekertaris daerah Sulsel, Abdul Latief, ketua DPRD Barru dan beberapa mantan Bupati Barru.
“Sumpah ini selain disaksikan oleh diri sendiri dan yang hadir di ruangan ini, juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan hendaknya diucapkan dengan kesadaran dan kemauan yang sungguh-sungguh sebagai janji kepada” ungkap SYL sebelum melaksanakan sumpah jabatan.
SYL mengatakan, pengangkatan Bupati Barru apapun hasilnya hal tersebut dilakukan dari proses dinamikan dan perjalanan pemerintahan yang panjang. Selama ini tidak ada gubernur dan bupati yang berhenti. Orangnya boleh berganti, akan tetapi pemerintahan harus tetap.
“Apa yang dilakukan hari ini adalah legitimasi sebuah proses agar hasilnya mampu berjalan lebih maksimal untuk menghasilkan pemerintahan yang ujungnya adalah menjadi rahmat bagi rakyat,” tambahnya.
Gubernur Sulsel dua priode ini juga berpesan jika pemerintahan yang baik tidak meladeni diri sendiri dan menjadi amanah bagi rakyat serta menjalankan tugas sebagai ibadah. Ukuran rahmat adalah hadirnya kedamaian dan kekompakan di masyarakat.
“Tidak gampang menjadi pejabat. Bagi kita adalah sebuah harga diri dan simbol. Kita termasuk orang spesial di mata negara. Tugas negara adalah menghasilakan ruang produksi yang berjalan cepat,” tuturnya.
Tidak hanya itu, Syahrul juga mengingatkan agar pemerintah daerah di Kabupaten Barru memberikan ruang bagi bisnisman bergerak tanpa beban di daerah tersebut.
“Barru itu tempat mengukur kecerdasan, akal dan intelektual, serta budaya. Jadi, jangan ada pengusaha disana yang gamang. Jangan sogok-sogok, jangan pungli, dan jangan korupsi. Kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi besok,” pesan Syahrul.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barru Suardi Saleh juga menandatangani Fakta Integritas, disaksikan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Barru, serta undangan yang hadir.
Penulis : Illank