Teriakan Slogan IASmo Terdengar di Lapas Makassar

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat bertemu dengan putranya Amirul Yamin Ramadhansyah di Lapas Makassar | Foto : Illank

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) saat bertemu dengan putranya Amirul Yamin Ramadhansyah di Lapas Makassar | Foto : Illank

RAPORMERAH.co, MAKASSAR – Mantan Walikota Makassar dua periode, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sangat merasakan perbedaan nuansa dan suasana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 A Makassar dengan Lapas Sukamiskin Bandung.

Ada hal yang menarik yang dirasakan politisi bertangan dingin tersebut, Dimana saat berinteraksi dengan para tahanan yang lain, IAS mengaku tidak terlalu kaku. Karena masih banyak yang mengenal dirinya.

Hal yang paling menarik yang terjadi saat berinteraksi di lingkungan lapas masih ada beberapa warga lapas yang meneriakkan ‘IASmo’ yang merupakan selogan Walikota Makassar 10 Tahun Silam.

“kemarin pagi, saya jalan-jalan pagi masih ada yang berteriak ‘IASmo’ padahal itu slogan 10 tahun lalu. Dan juga berteriak ‘IlhamAzis’ itu juga slogan lima tahun lalu. Ternyata didalam sini masih ada yang berteriak seperti itu,” ungkapnya.

Diketahui 10 Tahun Silam, Warga Kota Makassar memberi apresiasi istimewa terhadap kinerja pemerintahan Kota Makassar di bawah kendali IASmo Ilham Arief Sirajuddin – Supomo Guntur selaku Walikota dan wakil Walikota Makassar.

Celebes Research Centre (CRC) sempat merilis survey Opini Publik yang menyimpulkan masyarakat Kota Makassar sangat puas terhadap kinerja IASmo.

Bahkan menurut survey yang dilaksanakan Oktober-November 2011, tingkat kepuasan publik menembus Hampir 80 Persen dan Kepuasaan terhadap kinerja IASmo ini sejalan dengan persepsi publik terhadap kualitas administrasi pemerintahan Kota Makassar pada kala itu.

Tak hanya hasil survey saja, IASmo juga diketahui melahirkan program ‘IASmo Bebas’ yang sangat membantu warga Makassar.

Ias-mo Bebas ini adalah layanan jemput hingga penguburan jenazah yang diadakan Pemerintah Makassar untuk masyarakat yang tidak membebankan sepeser pun biaya untuk warga Makassar dan hingga saat ini layanan tersebut masih digunakan oleh Pemkot Makassar dengan Nama yang berbeda.

(Acm/Azr)

Leave a Reply